12 PK Merapat, Mesakh Supriadi Menguat di Bursa Ketua Golkar Purwakarta

IMG 20260824 WA0005

PURWAKARTA, NYARINGINDONESIA.COM – Peta persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Purwakarta mulai menunjukkan arah. Dukungan terhadap H. Mesakh Supriadi, S.E. menguat setelah 12 Pengurus Kecamatan (PK) menyatakan sikap untuk mengusungnya sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta periode 2026-2031.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan yang digelar di Rumah Makan Amor, Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Senin (25/8/2026). Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi sejumlah pengurus tingkat kecamatan sekaligus memperlihatkan menguatnya arus dukungan dari akar rumput partai berlambang pohon beringin.

Ke-12 PK yang menyatakan dukungan masing-masing berasal dari Darangdan, Sukatani, Sukasari, Wanayasa, Pasawahan, Bungursari, Jatiluhur, Tegalwaru, Plered, Pondoksalam, Purwakarta, dan Cibatu.

Bukan Sekadar Dukungan PK

Para pengurus kecamatan menilai Mesakh memiliki sejumlah modal penting untuk memimpin Golkar Purwakarta. Kemampuan manajerial, pengalaman organisasi, integritas, serta komunikasi dengan kader di tingkat bawah disebut menjadi alasan utama dukungan tersebut diberikan.

Arus dukungan pun tidak berhenti di tingkat PK. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi Partai Golkar turut hadir dalam pertemuan. Begitu pula perwakilan organisasi sayap dan pendiri partai, di antaranya Kosgoro 1957, Soksi, serta KPPG.

Kehadiran berbagai unsur tersebut dinilai memperlihatkan bahwa dukungan kepada Mesakh mulai mendapatkan respons dari berbagai lapisan internal partai.

“Ini adalah bentuk kehendak kolektif dari bawah. Kami ingin memastikan bakal calon yang kami usung mampu merangkul seluruh elemen, mulai dari PK, anggota dewan, hingga organisasi seperti Kosgoro, Soksi, dan KPPG,” kata salah seorang perwakilan PK.

Dorong Regenerasi dan Profesionalisme

Dalam forum tersebut, para peserta juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan serta penguatan tata kelola organisasi. Golkar Purwakarta diharapkan mampu tampil lebih solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Jika nantinya dipercaya memimpin DPD Golkar Purwakarta, Mesakh diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka antara struktur partai, kader, anggota legislatif, dan organisasi sayap.

Mesakh sendiri menyambut dukungan tersebut dengan menyebutnya sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

“Dukungan dari 12 kecamatan, rekan-rekan DPRD, serta saudara-saudara di Kosgoro, Soksi, dan KPPG merupakan amanah besar. Saya berkomitmen menjaga soliditas dan bekerja dengan prinsip inklusivitas serta transparansi,” ujar Mesakh.

Menunggu Pertarungan di Musda

Dengan dukungan 12 PK serta adanya sokongan dari sejumlah unsur legislatif dan organisasi sayap, nama Mesakh kini semakin diperhitungkan dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta.

Namun, seluruh dinamika tersebut masih akan bermuara pada Musda Partai Golkar Purwakarta. Forum itulah yang nantinya menjadi arena resmi untuk menentukan siapa yang akan memegang kendali partai berlambang pohon beringin di Purwakarta untuk periode 2026-2031.

Kini, konsolidasi internal menjadi babak awal. Selebihnya, keputusan akhir tetap berada di forum Musda. (Apit)