Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira saat menghadiri undangan Yayasan Nur Al-Rahman dalam rangka menyambut rombongan lesson study dari Malaysia
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mendorong Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk terus berinovasi di bidang pendidikan agar sistem pendidikan di Kota Cimahi dapat berjalan secara berkelanjutan (sustainable).
Menurut Adhitia, berinovasi dalam dunia pendidikan bukanlah hal yang sulit. Terlebih, sudah ada contoh sekolah yang dapat dijadikan role model, seperti Yayasan Nur Al-Rahman, yang dinilai memiliki berbagai inovasi dalam proses pembelajaran.
“Di Nur Al-Rahman diberikan pendidikan tentang berenang, memanah, dan berkuda sesuai dengan sunah Rasul. Itu juga merupakan bentuk inovasi pendidikan. Nilai positifnya banyak, mulai dari melatih kemampuan motorik hingga sensorik anak,” ujar Adhitia saat menghadiri undangan Yayasan Nur Al-Rahman dalam rangka menyambut rombongan lesson study dari Malaysia, Rabu (30/07/26).
Adhitia menjelaskan, kegiatan seperti berkuda membutuhkan konsentrasi tinggi dan kondisi fisik yang prima. Begitu pula dengan olahraga renang yang memberikan banyak manfaat bagi perkembangan peserta didik.
Artinya, inovasi merupakan nilai yang sangat penting apabila kita ingin pendidikan berjalan secara berkelanjutan. Harapannya, Dinas Pendidikan dapat terus meramu sistem pendidikan di Kota Cimahi agar semakin inovatif,” katanya.
Selain itu, menurut Adhitia, inovasi di dunia pendidikan akan membuat proses belajar mengajar menjadi lebih fleksibel dan tidak terlalu kaku. Pendidikan juga tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban atau penyelesaian kurikulum semata.
“Inovasi ini sejalan dengan kondisi Kota Cimahi yang mengandalkan sumber daya manusia. Kita tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah. Karena itu, harapan kita, Cimahi dapat maju melalui social engineering yang diwujudkan dalam kualitas sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Adhitia juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas nama Pemerintah Kota Cimahi kepada Yayasan Nur Al-Rahman yang dinilai telah menjadi salah satu role model pendidikan di Kota Cimahi.
“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, saya sangat bangga kepada Nur Al-Rahman yang mampu menjadi role model pendidikan dan mewakili Kota Cimahi. Kita bisa melihat sekarang Nur Al-Rahman menjadi tujuan lesson study dari luar negeri, seperti rombongan pendidik dari Malaysia,” tuturnya.
Ia berharap sekolah-sekolah di Kota Cimahi juga dapat menjadi percontohan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus tingkat internasional.
Melalui kegiatan lesson study tersebut, Adhitia berharap terjalin kerja sama yang berdampak nyata (impactful) antara Indonesia dan Malaysia. Menurutnya, yang terpenting bukan sekadar kunjungan, melainkan tindak lanjut kerja sama yang mampu memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan di Kota Cimahi.
“Nah, ini bisa menjadi contoh. Dan yang paling penting bukan hanya kunjungannya atau kunjungan balasan, tetapi adanya tindak lanjut kerja sama yang dapat memberikan manfaat, khususnya bagi pengembangan pendidikan di Kota Cimahi,” pungkasnya. (Bzo)

