CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Himpunan Alumni IPB (HA IPB) Jawa Barat mengimbau seluruh cabang di tingkat kabupaten dan kota untuk mengadakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian alumni terhadap masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Menindaklanjuti imbauan tersebut, HA IPB Kota Cimahi segera merespons dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu di Yayasan Al-Badru yang berlokasi di Jalan Budi, Kelurahan Pasirkaliki, Cimahi Utara.
Ketua HA IPB Kota Cimahi, Harjono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian alumni kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antaranggota.
“Kami ingin hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim serta para santri di Pondok Pesantren Yayasan Al-Badru yang berada di Kelurahan Pasirkaliki,” ujar Harjono saat ditemui di lokasi acara.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan selama bulan Ramadan ini juga menjadi bagian dari upaya para alumni dalam menumbuhkan dan memperkuat nilai kepedulian sosial. Selain berbuka puasa bersama, para alumni juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako bagi anak-anak yatim yang diasuh oleh yayasan tersebut.
Harjono menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan HA IPB Jawa Barat yang mendorong setiap cabang di tingkat kabupaten dan kota untuk menyelenggarakan aktivitas sosial selama Ramadan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga para alumni tidak hanya terhubung dalam jaringan organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin di masa mendatang,” ujarnya.
Harjono juga mengungkapkan bahwa para alumni terdorong untuk memberikan bantuan setelah mengetahui perjuangan pengelola Yayasan Al-Badru dalam membangun dan mengembangkan pondok pesantren bagi anak-anak yatim.
Menurutnya, pengelola yayasan selama ini berusaha memenuhi berbagai kebutuhan para santri, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan sehari-hari, yang tentunya memerlukan biaya yang cukup besar.
“Mulai dari kebutuhan makan, pendidikan, hingga pengadaan lahan tentu membutuhkan dukungan dana,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan operasional pesantren tergolong cukup besar. Untuk uang saku para santri saja, yayasan memerlukan sekitar Rp11 juta setiap bulan, belum termasuk kebutuhan lain seperti makanan dan pakaian.
Oleh karena itu, HA IPB Cimahi berharap kegiatan ini dapat mendorong lebih banyak pihak untuk turut membantu keberlangsungan yayasan, baik melalui zakat mal, fidyah, infak, maupun sedekah.
Selain bantuan dalam bentuk materi, Harjono juga membuka kesempatan bagi para alumni untuk terlibat dalam kegiatan pembinaan atau pendampingan bagi anak-anak yatim yang sedang menempuh pendidikan.
Bahkan, menurutnya tidak menutup kemungkinan akan ada program orang tua asuh bagi para santri yang ingin melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.
“Semoga ke depan ada rekan-rekan alumni yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi para santri agar pendidikan mereka bisa terus berlanjut,” tuturnya.
Tak hanya buka bersama, para alumni juga memperkenalkan berbagai aktivitas sederhana yang bersifat edukatif kepada anak-anak yatim.
“Ke depan, kami berencana menghadirkan berbagai program pembinaan yang dapat memberikan manfaat bagi perkembangan para santri.” tutupnya. (Bzo)

