Anggota DPRD Cimahi Serap Aspirasi Masyarakat Saat Reses

DPRD Kota Cimahi

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Anggota DPRD Kota Cimahi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andri Azwaruddin, menegaskan pentingnya turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi warga. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan reses yang digelar masa persidangan pertama 2026 untuk menampung berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam pelaksanaannya, proses penyerapan aspirasi dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, masyarakat dan relawan telah lebih dulu menyampaikan usulan melalui tautan Google Form yang disediakan.

Langkah ini dilakukan untuk mempermudah pengumpulan aspirasi sekaligus menghemat waktu masyarakat, terutama karena kegiatan berlangsung pada bulan Ramadan.

“Semua aspirasi sebelumnya sudah masuk melalui Google Form. Karena suasana bulan puasa, waktu sangat penting terutama bagi ibu-ibu, sehingga pada saat reses kami hanya mengambil tiga perwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung,” ujar Andri Azwarudin usai reses di Padasuka, Cimahi Temgah. Rabu (11/03/26).

Ia memastikan seluruh aspirasi yang telah masuk akan tetap ditawarkan dan diperjuangkan. Selain itu, aspirasi yang telah diajukan pada tahun sebelumnya namun belum direalisasikan oleh Pemerintah Kota Cimahi akan terus dikawal.

Menurut Andri, beberapa aspirasi utama yang banyak disampaikan masyarakat antara lain terkait penerangan jalan umum, khususnya lampu gang, serta pembangunan paving block di lingkungan permukiman. Selain itu, persoalan sampah juga menjadi perhatian warga.

“Masalah sampah juga sering disampaikan masyarakat. Ada yang membutuhkan roda atau gerobak sampah, tetapi di sisi lain banyak tempat pembuangan sementara (TPS) yang sudah menumpuk,” jelasnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga perlu memahami bahwa pengangkutan sampah dari rumah ke TPS membutuhkan tenaga petugas yang harus dihargai. Karena itu, Andri terus mengingatkan relawan dan masyarakat agar tetap mendukung sistem pengelolaan sampah dengan baik.

“Melalui reses ini, kami berharap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara maksimal dan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menentukan program pembangunan.” pungkasnya. (Bzo)