Cimahi, NyaringIndonesia.com – Dalam dunia logam mulia, tingkat kemurnian emas diukur menggunakan satuan karat. Emas dengan kadar tertinggi adalah 24 karat yang dikenal sebagai emas paling murni di pasaran. Jenis emas ini memiliki warna kuning yang lebih cerah dan mengilap dibandingkan emas dengan kadar lebih rendah yang biasanya tampak sedikit pucat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Semakin tinggi kandungan emas dalam suatu logam, maka sifatnya akan semakin lunak sehingga mudah berubah bentuk. Karena itu, emas 24 karat kurang ideal digunakan sebagai bahan utama perhiasan yang dipakai setiap hari karena lebih rentan tergores atau penyok. Sebaliknya, emas dengan kadar tersebut lebih sering dimanfaatkan sebagai sarana investasi atau penyimpan nilai, misalnya dalam bentuk emas batangan, koin, maupun produk logam mulia lainnya.
Sementara itu, perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung umumnya dibuat dari emas dengan kadar 18 karat atau 22 karat. Campuran logam lain dalam kadar tersebut membuat perhiasan menjadi lebih kuat dan tahan lama saat digunakan.
Mengacu pada laman resmi Logam Mulia Antam, karat emas merupakan satuan yang digunakan untuk menunjukkan tingkat kemurnian emas dalam campuran logam. Emas murni dikategorikan sebagai emas 24 karat dengan tingkat kemurnian sekitar 99,99 persen, yang berarti hampir seluruh bagiannya terdiri dari emas tanpa campuran logam lain.
Dalam perhitungannya, satu karat mewakili 1/24 bagian dari keseluruhan logam. Artinya, emas 22 karat mengandung 22 bagian emas dari total 24 bagian, sedangkan dua bagian lainnya merupakan logam tambahan seperti perak, tembaga, atau platinum. Begitu pula emas 18 karat yang memiliki 18 bagian emas dan enam bagian logam lain, atau sekitar 75 persen emas dan 25 persen logam campuran.
Secara teori, emas 24 karat dianggap sebagai bentuk emas paling murni yang dapat diproduksi secara komersial. Namun dalam praktiknya, memperoleh kemurnian 100 persen hampir tidak mungkin karena proses pemurnian logam biasanya masih menyisakan unsur lain dalam jumlah sangat kecil. Oleh sebab itu, emas 24 karat yang beredar di pasaran umumnya memiliki kemurnian sekitar 99,9 persen dan sering ditandai dengan kode “999” atau “999,9”.
Perbedaan kecil tersebut tidak mengubah statusnya sebagai emas murni dan tetap menjadi standar tertinggi dalam industri logam mulia. Karena kemurniannya tinggi dan nilainya relatif stabil, emas 24 karat menjadi pilihan utama bagi banyak orang untuk berinvestasi.
Produk emas batangan seperti keluaran Antam maupun UBS diproduksi dengan kadar kemurnian 24 karat atau sekitar 99,9 persen. Tingkat kemurnian yang tinggi membuat harga emas batangan lebih transparan karena umumnya mengikuti pergerakan harga emas di pasar dunia tanpa banyak tambahan biaya desain atau produksi.
Berbeda dengan emas batangan, harga perhiasan emas biasanya dipengaruhi berbagai faktor lain, seperti kadar karat, desain atau tingkat kerumitan pembuatan, kelengkapan sertifikat, serta kebijakan pembelian kembali (buyback) yang ditetapkan oleh toko tempat perhiasan tersebut dibeli.
=======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

