Bazar Ramadan Perkuat Perputaran Ekonomi Cimahi

Bazar

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Momentum Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kota Cimahi untuk mendorong perputaran ekonomi lokal melalui penyelenggaraan Bazar Ramadan Kantin PIKACHI di area Kantin Pemkot Cimahi, Rabu (25/02/26).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem usaha yang lebih tertata sekaligus memperluas ruang pemasaran bagi UMKM binaan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa pengelolaan kantin berbasis koperasi merupakan strategi konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di lingkungan pemerintahan.

“Kantin ini dikelola oleh koperasi agar manfaat ekonominya kembali ke anggota dan masyarakat. ASN bisa makan siang, membeli kebutuhan ringan, bahkan berbelanja untuk dibawa pulang. Perputaran uangnya tetap di Cimahi,” ujar Ngatiyana usai peresmian.

Menurutnya, pola pengelolaan tersebut juga diarahkan agar memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita ingin aktivitas ekonomi di lingkungan Pemkot ini tertata, transparan, dan tentu ada dampaknya bagi kas daerah. Jadi bukan hanya fasilitas, tapi juga ada nilai tambah ekonomi,” tegasnya.

Ketua panitia kegiatan, Emil, menjelaskan bahwa bazar ini merupakan tahap uji coba lanjutan operasional kantin karena sebelumnya pengelolaan diserahkan kepada dinas terkait pada Desember lalu. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda musiman Ramadan.

“Ini bukan hanya bazar sementara. Kami sedang membangun sistem yang berkelanjutan, mendukung koperasi dan UMKM binaan agar punya ruang usaha yang lebih layak, higienis, dan terorganisir,” jelas Emil.

Ke depan, pengelolaan kantin akan diformalkan melalui kerja sama dengan Koperasi Konsumen Cimahi Sejahtera Mandiri setelah proses inventarisasi selesai. Penandatanganan perjanjian kerja sama direncanakan berlangsung pada Maret atau April mendatang.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Cimahi, Mijiati, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebut sinergi antara pemerintah daerah, PKK, Dharma Wanita Persatuan, perbankan, dan pelaku UMKM menjadi kekuatan utama terselenggaranya bazar.

“Kolaborasi ini penting. Kami di PKK siap terlibat dalam pengelolaan operasional ke depan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Mijiati.

Ia menambahkan, keberadaan kantin yang terpusat akan memberikan kenyamanan sekaligus ketertiban dalam aktivitas jual beli di lingkungan perkantoran.

“ASN jadi lebih mudah berbelanja dan beristirahat dengan nyaman. Penataan seperti ini juga membuat lingkungan kerja lebih rapi,” tambahnya.

” Bazar Ramadan Kantin PIKACHI, ini juga sebagai komitmen pemerintah membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan koperasi sebagai penggerak utama serta UMKM sebagai pilar pertumbuhan ekonomi daerah.” pungkasnya.