BPBD Cimahi Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Saat Musim Kemarau, Termasuk Cireundeu dan Cipageran

1777094919903
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan menyoroti tingginya kerentanan kebakaran di lingkungan permukiman padat. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan kesiapsiagaan yang lebih intensif, mengingat potensi dampaknya yang bisa meluas dalam waktu singkat.

CIMAHI, NYARINGINDONESIA.COM –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran yang cenderung meningkat selama musim kemarau. Antisipasi dilakukan melalui pemetaan wilayah rawan, mencakup kawasan hutan, lahan kering, hingga permukiman padat penduduk.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Sejumlah titik menjadi perhatian utama, di antaranya wilayah selatan seperti Cireundeu, serta kawasan utara di Cipageran dan sekitarnya. Berdasarkan data kejadian sebelumnya, kebakaran yang muncul pada periode kemarau umumnya melibatkan vegetasi kering seperti alang-alang.

“Kalau kategorinya itu sedang, melihat kemarau tahun sebelumnya kejadian kebakaran alang-alang kebanyakan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan, Jumat (24/4/2026).

Tak hanya kawasan terbuka, BPBD juga menyoroti tingginya kerentanan kebakaran di lingkungan permukiman padat. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan kesiapsiagaan yang lebih intensif, mengingat potensi dampaknya yang bisa meluas dalam waktu singkat.

Untuk mempercepat respons penanganan, BPBD memperkuat koordinasi lintas instansi, khususnya dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi. Selain itu, pemantauan kondisi cuaca juga dilakukan secara berkala melalui komunikasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Kalau berdasarkan informasi terakhir yang kami terima, musim kemaraunya akan lebih pendek dan lebih cepat selesainya,” katanya.

BPBD berharap langkah antisipatif ini dapat menekan potensi kebakaran sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat. Penyesuaian strategi kesiapsiagaan akan terus dilakukan seiring perkembangan kondisi cuaca di lapangan. (Bzo)

 

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News