Bandung, NyaringIndonesia.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 9 terus memperkuat perannya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jawa Barat naik kelas hingga berdaya saing global.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Upaya tersebut diwujudkan melalui program pelatihan BRINSPIRING UMKM Naik Kelas: From Local to Global yang digelar di Bandung.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BRI, Danantara Indonesia, dan Rumah BUMN Bandung, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar siap menembus pasar internasional.
Ultra Micro Business Department Head BRI, **Phopy Christianty Tupon**, mengatakan bahwa BRINSPIRING menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam menciptakan UMKM yang tangguh, adaptif, dan berorientasi ekspor.

“UMKM Jawa Barat memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Melalui BRINSPIRING, BRI memberikan pendampingan komprehensif, mulai dari penguatan literasi keuangan, peningkatan kualitas produk, hingga kesiapan ekspor,” ujar Phopy.
Ia menambahkan, pelatihan ini dirancang untuk membekali pelaku UMKM dengan kemampuan manajerial, pemanfaatan teknologi digital, serta pemahaman standar dan kebutuhan pasar internasional.
Pelatihan BRINSPIRING difokuskan pada tiga pilar utama, yakni standarisasi produk agar memenuhi persyaratan pasar global, digitalisasi ekosistem usaha melalui optimalisasi platform pemasaran lintas negara, serta perluasan akses pembiayaan guna mendukung ekspansi bisnis UMKM.
Menurut Phopy, sinergi antara BRI, Danantara Indonesia, dan Rumah BUMN Bandung menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem UMKM yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan wawasan menyeluruh bagi pelaku usaha, mulai dari aspek perbankan, investasi, hingga penguatan jejaring UMKM.
Melalui pelaksanaan BRINSPIRING secara konsisten, BRI Region 9 optimistis dapat melahirkan lebih banyak UMKM berorientasi ekspor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta memperkuat daya saing produk lokal Indonesia di pasar global.