Cegah Candu Gadget dr Irma Kenalkan Terapi Holistik

IMG 20260725 214044

dr. Irma dalam kegiatan Parenting Class bertajuk FRUITCITY Creativity for Fun yang digelar Fruitcity Cimahi dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

 

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Ketergantungan anak terhadap gadget menjadi perhatian serius di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Melihat fenomena tersebut, dr. Irma Indriyani menghadirkan pendekatan terapi akupresur terpadu dan holistik sebagai salah satu upaya membantu anak yang telah mengalami dampak penggunaan gawai berlebihan.

Hal tersebut disampaikan dr. Irma dalam kegiatan Parenting Class bertajuk FRUITCITY Creativity for Fun yang digelar Fruitcity Cimahi dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Sabtu (25/07/26).

Dalam kegiatan tersebut, dr. Irma memberikan edukasi mengenai “Dampak Gadget terhadap Pertumbuhan Otak Anak” sekaligus menjelaskan solusi bagi anak yang mengalami gangguan akibat paparan gadget berlebihan.

Menurut dr. Irma, penggunaan gadget tanpa pengawasan dapat memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari kesehatan fisik, kemampuan bersosialisasi, kondisi emosional, hingga pola perilaku.

” Anak yang terlalu bergantung pada layar cenderung mengalami kesulitan fokus, kurang aktif bergerak, serta mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.” tutur dr Irma.

Ia menjelaskan, salah satu kondisi yang sering ditemukan adalah anak mengalami perubahan perilaku ketika akses terhadap gadget dibatasi. Bahkan, beberapa anak dapat menunjukkan reaksi emosional berlebihan seperti tantrum karena otak telah terbiasa mendapatkan rangsangan menyenangkan dari layar.

” Untuk itu, kami coba menawarkan pendekatan terapi akupresur terpadu dan holistik melalui layanan di Rumah Holistiker Dokter Irma. Pendekatan ini tiak hanya kami fokuskan pada satu aspek, tetapi mencakup perbaikan kondisi fisik, mental, sosial, serta kemampuan anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari.” jelasnya.

“ Bukan hanya langkah preventif dan promotif, kami juga memberikan solusi bagi anak-anak yang sudah terdampak penggunaan gadget. Kami membantu mereka melalui pendekatan terapi yang menyeluruh.” sambungnya.

Menurutnya, terapi akupresur terpadu dilakukan dengan memperhatikan kondisi anak secara keseluruhan. Penanganan tak hanya ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap gadget, tetapi juga membantu anak kembali membangun keseimbangan dalam aspek emosi, komunikasi, dan perkembangan diri.

dr. Irma mencontohkan beberapa kasus anak yang mengalami obesitas hingga menunjukkan perilaku sulit dikendalikan ketika tidak diberikan akses gadget. Kondisi tersebut menjadi tanda bahwa diperlukan pendampingan lebih lanjut agar anak dapat kembali memiliki pola aktivitas yang sehat.

“Anak yang kecanduan gadget biasanya lebih mudah menarik diri, sulit bersosialisasi, dan kehilangan minat terhadap aktivitas lain. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara utuh, tidak hanya melihat dari satu sisi,.” tegasnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya para orang tua, semakin memahami pentingnya pendampingan anak di era digital. Menurutnya, penggunaan teknologi tetap dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara bijak dan sesuai kebutuhan perkembangan anak.

Di sisi lain, Reza selaku Supervisor Area Fruitcity Cimahi mengatakan kegiatan Parenting Class tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada orang tua agar lebih memahami tantangan pengasuhan di era digital.

“ Sebetulnya, kami ingin mengingatkan para orang tua untuk mmenghindarkan anak tergantung terhadap gadget. Dan dari sisi orang tua harus lebih bijak saat mendampingi anak.” tutupnya.