Cegah Kebanjiran, Pemkot Cimahi Bangun Ulang Puskesmas Melong Tengah 

IMG 20260824 115931
Pemerintah Kota Cimahi mulai membangun Puskesmas Melong Tengah untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana.

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota Cimahi mulai membangun Puskesmas Melong Tengah untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pembangunan Puskesmas Melong Tengah ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Setelah selesai, fasilitas kesehatan tersebut diharapkan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat pada tahun 2027.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, Puskesmas Melong Tengah akan dibangun dua lantai. Selain menjadi fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, puskesmas tersebut juga dirancang untuk memberikan pelayanan persalinan selama 24 jam.

“Puskesmas ini dirancang untuk bisa melayani masyarakat, khususnya pelayanan persalinan hingga 24 jam,” ujar Ngatiyana seusai peletakan batu pertama, Senin (24/08/26).

Menurut Ngatiyana, pembangunan Puskesmas Melong Tengah sepenuhnya menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi. Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Cimahi juga menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Cimahi untuk melakukan pendampingan dan pengawasan pembangunan.

“Kami selalu menggandeng aparat penegak hukum agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Alhamdulillah, semuanya menggunakan anggaran APBD Kota Cimahi,” katanya.

Ngatiyana menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan menjadi salah satu skala prioritas Pemkot Cimahi karena ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia berharap pembangunan Puskesmas Melong Tengah dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya.

Selain pembangunan Puskesmas Melong Tengah, Pemkot Cimahi juga melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur lainnya. Di antaranya pembangunan Puskesmas Cibeureum pada tahun sebelumnya, pembangunan UPTD Rumah Sakit, laboratorium kesehatan, pemeliharaan jembatan, hingga pembangunan underpass Gatsu.

Ngatiyana juga meminta masyarakat memaklumi berbagai dampak yang mungkin muncul selama proses pembangunan, seperti kemacetan dan kebisingan.

“Dalam pembangunan itu pasti ada kendala dan kesulitan. Tetapi semuanya dievaluasi sehingga sasaran bisa tepat dan diselesaikan tepat waktu. Kami mohon kesadaran masyarakat karena setiap pembangunan pasti ada yang terganggu, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti lalu lintas maupun kebisingan,” ujarnya. (Bzo)