Cimahi Perkuat Layanan Primer Lewat Puskesmas Cibeureum

Puskesmas Cibeureum
Wali kota Cimahi, Ngatiyana saat meresmikan Puskesmas Cibeureum

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota Cimahi merealisasikan pembangunan Puskesmas Cibeureum dengan mengacu pada model integrasi layanan kesehatan primer sebagaimana diatur dalam kebijakan terbaru Kementerian Kesehatan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu mendongkrak mutu pelayanan medis bagi warga, terutama masyarakat yang bermukim di kawasan selatan Kota Cimahi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menyampaikan bahwa puskesmas ini dirancang sebagai pusat layanan primer terpadu. Seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pengendalian pekerjaan, didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pembangunan ini sepenuhnya menggunakan konsep layanan kesehatan primer terintegrasi. Kami menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh pihak yang konsisten mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Cimahi,” ujar Mulyati.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan berlangsung selama 150 hari kalender dan telah melewati tahapan Provisional Hand Over (PHO) pada 29 Desember 2025.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa proses pembangunan puskesmas dilaksanakan secara transparan dengan pengawasan ketat dari aparat penegak hukum.

“Sepanjang pengerjaan, kami mendapatkan pendampingan dari Polres dan Kejaksaan. Kolaborasi ini memastikan pengawasan berjalan efektif sehingga seluruh proses terlaksana sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ngatiyana.

Ia juga memberikan penilaian positif terhadap kualitas hasil pembangunan yang dinilai memenuhi standar teknis. Menurutnya, profesionalisme pengerjaan terlihat dari detail-detail kecil bangunan.

“Dari tampilan awal saja sudah tampak rapi. Bahkan pada sambungan keramik terlihat presisi. Ini mencerminkan pekerjaan yang dilakukan dengan serius dan berkualitas,” tuturnya.

Selain itu, Ngatiyana menyampaikan penghargaan khusus kepada para tenaga perempuan yang berperan aktif dalam pengelolaan serta pelayanan kesehatan di daerah.

“Saya mengapresiasi dedikasi para perempuan yang bekerja tanpa mengenal waktu demi melayani masyarakat. Kontribusi mereka sangat luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana menuturkan bahwa pembangunan Puskesmas Cibeureum merupakan bagian dari fokus utama pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota sejak awal masa jabatan, yakni penguatan sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

“Kami berkomitmen agar pelayanan publik benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan koordinasi yang solid, kami berharap kualitas layanan kesehatan terus meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila masih terdapat sarana pendukung yang perlu dilengkapi, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan penyempurnaan secara bertahap. Adapun puskesmas lama yang sebelumnya berada di kantor kelurahan akan dialihfungsikan menjadi Puskesmas Pembantu guna memperluas cakupan layanan.

Ngatiyana juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas Puskesmas Cibeureum secara tertib dan mengikuti mekanisme pelayanan yang berlaku, mengingat keterbatasan jumlah tenaga kesehatan.

“Apabila jumlah pasien melebihi kapasitas petugas, kami mohon pengertian. Pelayanan akan dilakukan berdasarkan skala prioritas, khususnya bagi pasien dengan kondisi darurat,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang santun antara masyarakat dan tenaga medis. Menurutnya, sikap tidak kondusif justru dapat mengganggu konsentrasi petugas dalam memberikan layanan.

“Jika ada keluhan, sampaikan dengan cara yang baik. Tenaga kesehatan akan berupaya memberikan pelayanan terbaik. Ketelitian sangat dibutuhkan dalam pelayanan medis,” ucap Ngatiyana.

Dengan mulai beroperasinya Puskesmas Cibeureum, Pemerintah Kota Cimahi berharap fasilitas tersebut mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekitar.

“Gunakan layanan ini dengan sebaik-baiknya. Puskesmas ini disediakan untuk memastikan seluruh warga memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan layak,” pungkasnya.

Ngatiyana menegaskan, Pemkot Cimahi terus berupaya memperkuat layanan kesehatan primer sebagai ujung tombak pelayanan publik agar masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, profesional, dan berorientasi pada kemanusiaan.

“Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, transformasi layanan kesehatan di Kota Cimahi diharapkan dapat berjalan semakin baik,” tutup

Berita Utama