Damkar Cimahi Evakuasi Ular Piton dari Pemukiman Warga

IMG 20260614 130132

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cimahi melepasliarkan seekor ular piton sepanjang sekitar 1,5 meter ke habitat alaminya setelah berhasil dievakuasi dari lingkungan permukiman warga di Komplek Buciper, Jalan Bina Putra Nomor 02

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

 

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cimahi melepasliarkan seekor ular piton sepanjang sekitar 1,5 meter ke habitat alaminya setelah berhasil dievakuasi dari lingkungan permukiman warga di Komplek Buciper, Jalan Bina Putra Nomor 02, Sabtu malam (13/06/26).

Pelepasliaran dilakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mencegah potensi konflik antara manusia dan satwa liar. Ular tersebut sebelumnya ditemukan bersembunyi di pekarangan rumah warga setelah terlihat melintas di kawasan permukiman.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan bahwa proses evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban maupun gangguan terhadap warga sekitar.

Menurut Aep, laporan keberadaan ular diterima petugas pada pukul 19.44 WIB dari warga bernama Teti Taryanti. Tim Regu 1 kemudian langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan dengan menggunakan alat pelindung diri serta grabstick untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman.

“Ular berhasil diamankan dengan baik dan selanjutnya kami bawa untuk dilepasliarkan ke habitat yang aman serta jauh dari kawasan permukiman,” ujar Aep.

Evakuasi yang melibatkan personel Yadi M, Siggit PS, dan Wawan tersebut berlangsung sekitar 11 menit. Berkat penanganan cepat petugas, ular piton berdiameter sekitar 4 sentimeter itu berhasil diamankan tanpa melukai warga maupun anggota tim penyelamat.

“Keberadaan satwa liar di lingkungan permukiman dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk perubahan habitat dan kondisi lingkungan sekitar. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan ketika ular lebih sering mencari tempat berlindung.” jelasnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membiarkan tumpukan barang atau semak-semak yang berpotensi menjadi sarang maupun tempat persembunyian ular.

” Kami kembali mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan. Respons cepat dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara aman, baik bagi warga maupun satwa yang ditemukan.” tukasnya. (Bzo)