Debut Sensasional Veda Ega Pratama di Moto3, Start Kelima di Buriram

1772326108885

Thailand, NyaringIndonesia.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan debut impresif di ajang Moto3 dengan mengamankan posisi kelima pada sesi kualifikasi seri pembuka musim di Sirkuit Internasional Chang, Sabtu 28 Februari 2026.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pembalap berusia 17 tahun yang membela Honda Team Asia itu menunjukkan adaptasi cepat sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Capaian menembus lima besar pada debutnya menjadi sinyal kuat potensi besar pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut di level dunia.

Balapan utama dijadwalkan berlangsung Minggu pukul 12.00 WIB dengan total 19 lap. Start dari baris kedua memberi peluang strategis bagi Veda untuk langsung bersaing di grup depan.

Performa Veda sudah terlihat sejak sesi FP1 pada Jumat, ketika ia mencatatkan waktu 1:41,854 dan menempati posisi keenam. Catatannya kemudian meningkat menjadi 1:41,508 pada sesi berikutnya, memastikan tiket ke Kualifikasi 2 (Q2).

Di sesi Q2 yang menentukan, Veda sempat menembus posisi ketiga pada fase awal. Meski turun ke posisi keenam menjelang akhir sesi, ia mampu memperbaiki waktunya menjadi 1:40,877 di detik-detik terakhir dan mengunci posisi kelima.

Pole position diraih David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) dengan waktu 1:40,088. Berikut 10 besar hasil kualifikasi:

  1. David Almansa – 1:40,088
  2. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 1:40,518
  3. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 1:40,693
  4. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 1:40,697
  5. Veda Ega Pratama – 1:40,877
  6. David Munoz – 1:41,091
  7. Ryusei Yamanaka – 1:41,198
  8. Scott Ogden – 1:41,291
  9. Guido Pini – 1:41,319
  10. Casey O’Gorman – 1:41,337

Selisih waktu Veda dengan peraih pole hanya 0,789 detik—margin yang menunjukkan kompetitivitasnya di barisan depan.

Sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup 2025, Veda datang dengan fondasi pengalaman yang kuat menghadapi persaingan kelas dunia. Kemampuannya memperbaiki waktu secara progresif sepanjang akhir pekan menunjukkan kombinasi teknik, keberanian, dan kematangan strategi.

Balapan 19 lap di Buriram akan menjadi ujian sesungguhnya—baik dari sisi manajemen ban, konsistensi pace, maupun duel jarak dekat khas Moto3. Dengan start dari posisi kelima, peluang finis di zona poin bahkan podium terbuka jika mampu menjaga ritme dan menghindari insiden di grup depan.

Debut ini menjadi tonggak penting dalam karier internasional Veda Ega Pratama—dan seluruh mata publik Indonesia kini tertuju pada performanya di lintasan Buriram.

 

=======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News