Nama Aman Yani muncul dalam sidang kasus pembantaian satu keluarga di Paoman. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi turun tangan dan menjanjikan hadiah fantastis bagi siapa pun yang bisa menemukannya.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!BANDUNG, NYARINGINDONESIA.COM – Dedi Mulyadi kembali membuat publik geger setelah mengumumkan sayembara bernilai fantastis sebesar Rp750 juta. Hadiah itu disiapkan bagi siapa saja yang mampu menemukan sosok misterius bernama Aman Yani, pria yang disebut-sebut sebagai otak di balik kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Paoman, Indramayu.
Kasus pembantaian yang terjadi pada Agustus 2025 tersebut sempat mengguncang Jawa Barat setelah lima anggota keluarga ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah mereka. Para korban adalah Haji Sahroni (75), anaknya Budi (45), Euis (40), serta dua anak kecil berusia tujuh tahun dan delapan bulan.
Dalam persidangan terbaru, dua terdakwa yakni Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan mulai membuka fakta mengejutkan. Nama Aman Yani muncul sebagai sosok yang diduga menjadi dalang utama pembunuhan bersama beberapa nama lain.
Melalui unggahan video di media sosialnya, Dedi Mulyadi bahkan mendatangi langsung keluarga Aman Yani dan mempertanyakan keberadaan pria tersebut yang hingga kini menghilang tanpa jejak.
Menurut Dedi, banyak kejanggalan dalam kasus ini, termasuk pencairan dana pensiun Aman Yani senilai ratusan juta rupiah yang disebut dilakukan tanpa pertemuan langsung dengan pemilik dana.
“Kalau Pak Aman Yani masih hidup, pulang saja. Saya ganti uang pensiunnya, bahkan saya tambahkan jadi Rp750 juta,” kata Dedi.
Tak hanya itu, Dedi juga menantang masyarakat untuk ikut membantu pencarian. Ia memastikan hadiah Rp750 juta juga akan diberikan kepada siapa pun yang berhasil membawa Aman Yani kembali ke Indramayu, baik dalam kondisi hidup maupun telah meninggal dunia.
======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

