Petugas Damkar Kota Cimahi saat memadamkan api yang membakar sebuah gudang rongsok di Jalan Cibogo Lamping RT 04 RW 01, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Diduga akibat arus pendek listrik, sebuah gudang rongsok milik Maman yang berlokasi di Jalan Cibogo Lamping RT 04 RW 01, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, dilanda kebakaran hebat pada Sabtu (30/05/26) dini hari.
Kobaran api yang pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB dengan cepat membesar setelah menyambar tumpukan barang bekas yang mudah terbakar. Dalam waktu singkat, si jago merah melahap seluruh area gudang seluas 280 meter persegi dan menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari sejumlah titik di sekitar lokasi.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan laporan kejadian diterima petugas pada pukul 04.25 WIB. Tim pemadam kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba 12 menit kemudian untuk melakukan upaya pemadaman.
“Objek yang terbakar merupakan gudang rongsok dengan luas sekitar 280 meter persegi. Seluruh tumpukan barang bekas hangus terbakar sehingga tidak ada aset yang dapat diselamatkan. Petugas fokus melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujar Aep.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek pada instalasi listrik. Percikan api yang muncul kemudian menyulut material rongsokan yang mudah terbakar hingga menyebabkan api cepat membesar.
” Kami pastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Satu orang berhasil kami selamatkan, sementara tak ditemukan korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia.” katanya.
Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai Rp60 juta, terdiri dari kerusakan bangunan senilai Rp10 juta dan kerugian barang atau isi gudang sekitar Rp50 juta.
“Proses penanganan usai pada pukul 06.07 WIB dan seluruh personel kembali ke markas pada pukul 06.30 WIB. Petugas selanjutnya bakan melakukan pendataan serta inventarisasi peralatan yang digunakan selama operasi pemadaman.” terangnya.
Aep mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang mudah terbakar.
” Hal – hal seperti itu harus dilakukan dengan baik, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.” tandasnya. (Bzo)

