CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Dinas Kesehatan Kota Cimahi meminta masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran super flu yang belakangan santer diberitakan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Warga disarankan memakai masker saat mengalami batuk atau pilek, serta di tempat umum. Selain itu, menutup mulut dan hidung dengan lengan atau siku saat batuk atau bersin menjadi salah satu protokol penting untuk mencegah penularan.
“Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai hand sanitizer, mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan minum air yang cukup, sangat berperan menjaga daya tahan tubuh,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cimahi, Dwihadi Isnalini. Kamis (08/01/26).
Ia menambahkan, bagi warga yang mengalami demam tinggi disertai batuk dan pilek, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
“Jika pasien sehat tanpa penyakit penyerta, perawatan bisa dilakukan di rumah. Namun, bagi yang memiliki penyakit kronis atau kondisinya memburuk, perawatan medis sangat dianjurkan,” jelas Dwi.
Super flu disebut dapat menyerang semua kelompok usia, sehingga kewaspadaan harus diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Hingga saat ini, Dinkes Cimahi memastikan belum ada kasus super flu atau influenza A subvarian H3N2 di wilayah kota. Hal ini berdasarkan pemantauan laporan penyakit menular di fasilitas kesehatan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada laporan atau deteksi kasus super flu di Cimahi,” ujar Dwi saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).
Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada. Secara nasional tercatat 62 kasus super flu, termasuk 12 kasus di Jawa Barat. Beberapa laporan berasal dari Kota Bandung, yang berbatasan langsung dengan Cimahi.
“Mobilitas tinggi di kawasan Bandung Raya membuat potensi penularan antarwilayah cukup besar, sehingga kewaspadaan bersama sangat diperlukan,” pungkas Dwi. (Bzo)