Cimahi, NyaringIndonesia.com – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarda) Kota Cimahi mencatat peningkatan aktivitas layanan literasi sepanjang November 2025. Berbagai program yang digelar pada bulan ini disebut berhasil menarik minat masyarakat, terutama pelajar dan kelompok komunitas.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kepala Disarda Kota Cimahi, Dani Bastiani, mengatakan bahwa November menjadi momentum penting bagi pihaknya untuk memperkuat budaya literasi. Sejumlah kegiatan disiapkan, mulai dari kelas literasi digital, bimbingan pengelolaan arsip untuk masyarakat, hingga layanan perpustakaan keliling di berbagai wilayah.
“Kami melihat antusiasme warga semakin tinggi. Setiap program yang digelar pada November ini rata-rata mengalami peningkatan partisipasi hingga 20 persen. Ini menjadi indikator bahwa masyarakat Cimahi semakin sadar pentingnya membaca dan mengelola informasi,” ujar Dani.
Selama bulan November, Disarda juga memperluas jangkauan mobil perpustakaan keliling (Pusling) ke 12 titik baru di wilayah Cimahi Utara, Tengah, dan Selatan. Program ini ditujukan untuk mendekatkan akses literasi kepada warga yang sulit menjangkau perpustakaan daerah.
Selain itu, Disarda menggelar Workshop Literasi Digital yang diikuti lebih dari 300 peserta dari kalangan pelajar SMP dan SMA. Kegiatan ini membahas kemampuan memilah informasi, penggunaan sumber tepercaya, hingga etika bermedia sosial.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya gemar membaca, tetapi juga cakap digital dan mampu mengelola informasi dengan benar,” tambah Dani.
Di bidang kearsipan, Disarda menjalankan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Satuan Pendidikan, yang melibatkan puluhan operator sekolah. Program ini dinilai penting guna meningkatkan tata kelola arsip yang baik, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Disarda berkomitmen untuk terus memperkuat program literasi hingga akhir tahun. Pihaknya menargetkan lebih banyak kolaborasi dengan sekolah, komunitas baca, serta perangkat daerah lainnya.
“Literasi adalah investasi jangka panjang. Kami ingin menjadikan Cimahi sebagai kota yang tak hanya cerdas, tetapi juga informatif dan melek arsip,” tutup Dani. (Advetorial)