CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Dinas Perhubungan Kota Cimahi terus mengupayakan peningkatan kualitas penerangan jalan melalui program pembaruan serta penambahan titik lampu jalan umum demi menunjang keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat pada malam hari.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Langkah ini dilakukan dengan menyesuaikan jarak antar tiang lampu yang masih belum sesuai standar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, menyampaikan bahwa jarak ideal pemasangan tiang lampu berada pada kisaran 25 hingga 30 meter. Namun, di sejumlah ruas jalan masih ditemukan jarak yang terlalu lebar, bahkan mencapai 50 meter, sehingga diperlukan pemasangan tambahan.
“Masih ada lokasi dengan jarak tiang yang tidak merata, sehingga harus dilakukan penyesuaian,” ungkapnya.
Berdasarkan catatan Dishub, kebutuhan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Cimahi mencapai 3.985 titik. Hingga kini, baru 3.706 titik yang terpasang, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 380 titik. Sementara itu, kebutuhan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) tercatat sebanyak 6.128 titik dengan realisasi 4.646 titik, dan Penerangan Jalan Gedung (PJG) mencapai 30.683 titik, namun baru 13.764 titik yang terpasang.
Endang menuturkan bahwa program Dishub tidak semata-mata berfokus pada pembangunan jaringan baru, tetapi juga mencakup perawatan fasilitas penerangan yang telah ada. Sebagian besar lampu jalan di Cimahi telah beroperasi selama 8 hingga 10 tahun sehingga memerlukan penggantian.
“Di beberapa ruas, cahaya lampu terhalang dedaunan dan cabang pohon. Karena itu, kami bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pemangkasan agar penerangan lebih maksimal,” jelasnya.
Pada tahun anggaran 2026, dana untuk penerangan jalan mengalami penurunan cukup tajam. Hal tersebut disebabkan oleh pengalihan sebagian anggaran ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) guna mendukung penanganan jalan lingkungan dan penerangan gedung. Total anggaran penerangan jalan pada 2026 diperkirakan sekitar Rp1,6 miliar yang dialokasikan untuk kegiatan pembangunan dan pemeliharaan.
Kendati anggaran terbatas, Dishub tetap memusatkan pemasangan lampu jalan di area dengan intensitas aktivitas masyarakat tinggi, seperti kawasan perkantoran Pemerintah Kota Cimahi di Jalan Raden Demang. Di kawasan tersebut, akan dipasang lampu jalan berdesain dekoratif untuk meningkatkan nilai visual lingkungan.
“Ruas Jalan Raden Demang dibangun lebih dari satu dekade lalu, sehingga sudah waktunya dilakukan peningkatan, khususnya di kawasan setelah Bundaran Jati,” katanya.
Selain itu, peningkatan jaringan penerangan juga direncanakan di Jalan Gatot Subroto. Setelah sebelumnya terpasang di sisi kanan jalan dari Simpang Amir Mahmud hingga Kodim, tahun ini pemasangan akan dilanjutkan di sisi kiri guna menyesuaikan lebar jalan.
Sementara untuk Jalan Kolmas yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, Dishub telah mengajukan usulan pembaruan sistem penerangan karena masih menggunakan perangkat lama.
“Mudah-mudahan usulan tersebut dapat terealisasi dalam waktu dekat,” tandas Endang.
” Untuk mengurangi kekurangan sekitar 380 titik penerangan, kami menargetkan penambahan sekitar 40 titik baru pada 2026, termasuk pemasangan tiang, jaringan kabel, dan unit lampu baru.” sambung Endang. (Bzo).