CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Dishub Kota Cimahi kini menghadirkan zebra elektronik di Jalan Gatot Subroto untuk mempermudah warga menyeberang jalan dengan aman. Pasalnya, petugas Dishub tidak bisa selalu siaga di setiap waktu, terutama saat arus kendaraan padat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pelican Crossing (Zebra elektronik) adalah perangkat isyarat lalu lintas yang berfungsi sebagai sarana penyeberangan bagi pejalan kaki.
Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang, mengatakan bahwa fasilitas ini merupakan yang pertama di Kota Cimahi. Tujuannya untuk membantu masyarakat, terutama pelajar, saat menyeberang jalan.
“Di Jalan Gatot Subroto banyak aktivitas siswa sekolah, jadi memang penting ada bantuan penyeberangan,” ujar Endang saat ditemui. Rabu (14/01/26).
Endang menambahkan, penggunaan Pelican Crossing (zebra elektronik) masih relatif baru bagi warga Cimahi. Untuk itu, Dishub telah melakukan edukasi langsung ke sekolah-sekolah sekitar lokasi.
“Senin lalu kami melakukan sosialisasi di SMPN 6, dan Senin depan dijadwalkan di SMPN 1. Kami menjelaskan cara penggunaan dan tata cara yang benar,” jelasnya.
Dia juga mengingatkan pentingnya pengendara menghormati hak pejalan kaki.
“Ketika lampu menyala merah, pengendara wajib berhenti dan memberikan ruang bagi pejalan kaki,” tambahnya.
Terkait potensi kemacetan, Endang menegaskan bahwa zebra elektronik memang bukan solusi untuk mengurai lalu lintas.
“Memang ada sedikit penundaan, tapi itu demi keselamatan pejalan kaki. Sedikit berhenti lebih baik daripada risiko kecelakaan,” tegasnya.
Menurut Endang, jalan raya digunakan tak hanya oleh kendaraan bermotor, tetapi juga pejalan kaki yang memiliki hak atas keselamatan.
Dishub Cimahi berencana menambah zebra elektronik di titik lain, seperti Jalan Baros, yang juga banyak aktivitas penyeberangan dan sekolah.
“Kami sudah mengajukan ke provinsi. Semoga tahun ini bisa terealisasi,” ujar Endang.
Meski pada awal pemasangan sempat didampingi petugas, kini masyarakat sudah mulai terbiasa memanfaatkan fasilitas ini.
“Alhamdulillah, sekarang sudah berjalan lancar. Pejalan kaki terbiasa, kendaraan otomatis berhenti saat lampu menyala merah,” katanya.
Ke depannya, Endang berharap ada dukungan dana agar zebra elektronik bisa dipasang lebih luas, terutama di sekitar sekolah.
“Kalau mengandalkan petugas saja, sulit menjaga penyeberangan setiap saat. Zebra elektronik lebih efisien,” pungkasnya.
Adapun pemasangan Pelican Crossing (zebra elektronik) ini dibiayai melalui APBD Kota Cimahi 2025 dengan anggaran sekitar Rp200 juta dan telah terpasang sejak Desember lalu.
“Anggaran Rp200 juta digunakan pada Desember dan alhamdulillah sekarang sudah aktif. Masyarakat bisa memanfaatkannya dengan aman,” tutup Endang (Bzo)