Jakarta, NyaringIndonesia.com – Minat terhadap Pi Network, salah satu proyek kripto populer dalam beberapa tahun terakhir, mulai memudar. Harga token Pi terus merosot, sementara aktivitas sosial dan sentimen komunitas juga menunjukkan penurunan signifikan. Di saat yang sama, Remittix (RTX), proyek baru berbasis utilitas, mulai mencuri perhatian investor dengan pencapaian nyata dan prospek pertumbuhan jangka panjang.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Harga Tertekan, Sentimen Sosial Melemah
Saat ini, Pi Coin diperdagangkan di kisaran US$0,36, turun lebih dari 10% dalam tujuh hari terakhir dan hampir 6% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini memperkuat sentimen negatif yang sudah berkembang dalam komunitas, diperparah oleh dominasi sosial Pi yang hanya tercatat 0,096% angka yang mencerminkan penurunan tajam dalam diskusi publik mengenai proyek ini.
Kondisi tersebut dinilai sebagai sinyal bahaya oleh sejumlah analis. Mereka memperingatkan bahwa tanpa pembaruan signifikan atau kemajuan pada peluncuran mainnet, Pi berisiko kehilangan lebih banyak momentum di tengah pasar yang semakin selektif.
“Pasar sedang bergerak ke arah proyek-proyek yang benar-benar memiliki utilitas nyata. Spekulasi saja tidak lagi cukup,” ujar seorang analis kripto independen kepada media ini.
Salah satu tantangan terbesar Pi saat ini adalah pasokan token yang masih terkunci serta keterbatasan likuiditas di pasar. Banyak pemegang Pi merasa frustasi karena tidak dapat memperdagangkan atau memanfaatkan token mereka secara bebas. Ini berbeda jauh dengan ekspektasi awal komunitas yang berharap Pi bisa segera menjadi mata uang digital yang terdesentralisasi dan mudah diakses.
Lambatnya peluncuran mainnet dan minimnya kejelasan roadmap juga menjadi sorotan negatif yang memperburuk persepsi investor terhadap kelanjutan proyek.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Remittix (RTX) muncul sebagai alternatif yang mulai mendapatkan momentum kuat. Berfokus pada solusi remitansi berbasis blockchain, proyek ini telah menunjukkan kemajuan nyata, termasuk keberhasilan penjualan lebih dari 614 juta token dengan harga US$0,0969, mengumpulkan dana lebih dari US$20,7 juta.
Selain itu, listing token di bursa BitMart sudah aktif, dan proyek tengah mempersiapkan listing kedua senilai US$22 juta yang diharapkan akan membuka likuiditas dan meningkatkan eksposur pasar.
Fitur utama yang ditawarkan Remittix juga menarik perhatian, di antaranya:
- Transfer crypto langsung ke rekening bank di lebih dari 30 negara
- Pendekatan berbasis adopsi nyata, bukan spekulasi
- Peluncuran beta dompet digital pada kuartal III 2025
- Tokenomics deflasi untuk menjaga nilai jangka panjang
- Telah diaudit oleh CertiK untuk menjamin keamanan dan transparansi
“Remittix menawarkan sesuatu yang konkret. Produk jalan, likuiditas ada, dan roadmap jelas. Ini beda dengan proyek-proyek hype semata,” ujar seorang investor ritel dalam diskusi komunitas di Telegram.
Fenomena ini mencerminkan pergeseran fokus investor dari proyek spekulatif menuju proyek berbasis utilitas dengan roadmap yang jelas. Banyak pemegang Pi kini mulai mempertimbangkan untuk memindahkan investasinya ke Remittix, yang dinilai memiliki entry point yang lebih rendah namun potensi kenaikan yang lebih tinggi.
Dengan kampanye promosi termasuk giveaway senilai US$250.000 serta adopsi ritel yang terus tumbuh, Remittix disebut sebagai “kesempatan beli sekali dalam satu siklus” oleh sebagian anggota komunitas kripto.
Di tengah tren pasar yang semakin mengutamakan utilitas dan transparansi, Pi Network menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan relevansinya. Sementara itu, Remittix tampil sebagai pemain baru yang membawa pendekatan praktis dan struktur proyek yang menjanjikan, menarik perhatian investor di saat yang krusial.