CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berlangsung selama periode libur panjang yang bertepatan dengan Lebaran dan Hari Raya Nyepi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Meski aktivitas masyarakat meningkat, layanan kebersihan tetap disiagakan agar tidak terjadi penumpukan sampah di berbagai wilayah.
Kepala DLH Cimahi, Chanifah Listyarini, mengatakan operasional pengangkutan sampah tetap berjalan seperti hari biasa. Penghentian layanan hanya dilakukan sementara saat pelaksanaan salat Idulfitri.
“Pengangkutan sampah tetap berjalan. Biasanya hanya berhenti saat pelaksanaan salat Id, setelah itu kembali normal,” ujarnya, Rabu (11/03/26).
Menurut Chanifah, kesiapan layanan tersebut juga menyesuaikan dengan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Selama TPA masih menerima pengiriman sampah, maka proses pengangkutan dari wilayah Cimahi akan tetap dilakukan.
“Kalau Sarimukti masih buka, pelayanan pengangkutan juga tetap berjalan seperti biasa,” jelasnya.
Selain memastikan armada tetap beroperasi, DLH juga menyiagakan petugas lapangan melalui sistem piket. Pola kerja tersebut sudah rutin diterapkan setiap kali memasuki momen hari besar keagamaan.
“Petugas sudah terbiasa dengan sistem piket saat hari besar, jadi pelayanan tetap bisa berjalan,” katanya.
Di sisi lain, DLH juga memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami peningkatan volume sampah selama masa libur panjang. Beberapa di antaranya berada di pasar musiman yang biasanya ramai menjelang Lebaran, area tempat pelaksanaan salat Idulfitri seperti alun-alun dan masjid, hingga kawasan permukiman.
Selain itu, sejumlah titik pembuangan sementara seperti TPS Santiong, TPS Lebaksaat, serta TPST Utama juga diperkirakan mengalami peningkatan jumlah sampah.
DLH juga menyoroti adanya titik kumpul sampah tidak resmi yang kerap muncul di luar lokasi TPS. Keberadaan titik tersebut dinilai dapat menambah potensi penumpukan sampah jika tidak segera ditangani.
Untuk membantu mengurangi beban pengelolaan sampah, DLH terus mengimbau masyarakat agar melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Langkah tersebut dinilai dapat menekan volume sampah yang harus diangkut dan diolah.
Chanifah berharap kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dapat terus meningkat, terutama pada masa hari raya yang biasanya diiringi peningkatan produksi sampah rumah tangga.
” Kebiasaan memilah sampah dari sumbernya dapat membantu mengurangi sekitar 50 persen permasalahan sampah di lapangan.” tutupnya. (Bzo)
