Google Kumpulkan Jejak Digital Anda? Ini Cara Mematikannya

Disabling Google tracking features

Jakarta, NyaringIndonesia – Google sering dijuluki sebagai “raja internet”. Hal ini karena sebagian besar aktivitas pengguna di internet memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Google.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Misalnya, Google Search yang menjadi layanan utama untuk mencari berbagai informasi di internet. Selain itu, ada juga Google Maps untuk menemukan lokasi, Gmail untuk berkirim email, serta Google Photos untuk menyimpan foto dan video.

Berbagai layanan tersebut memang sangat membantu dalam aktivitas sehari-hari. Namun, setiap kali pengguna mengakses layanan Google, mereka sebenarnya meninggalkan jejak digital.

Jejak digital ini dianggap sangat berharga bagi para pengiklan. Melalui data tersebut, pengiklan dapat mempelajari kebiasaan pengguna internet sehingga promosi produk atau jasa bisa dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Bahkan ketika pengguna menonaktifkan riwayat lokasi, proses pengumpulan data masih tetap dapat terjadi. Sebagai mesin pencari terbesar di dunia, Google memiliki kemampuan untuk mengumpulkan berbagai informasi dari penggunanya.

Jika Anda merasa kurang nyaman dengan hal tersebut, sebenarnya ada cara sederhana untuk menghentikan Google melacak aktivitas Anda di internet. Dikutip dari Cnet, berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke akun Google Anda.
  2. Pilih menu “Manage your Google Account”.
  3. Pada bagian Privacy & Personalization, pilih “Manage your Data & Personalization”.
  4. Gulir layar ke bawah hingga menemukan menu Activity Controls, lalu pilih “Manage your Activity Controls”.
  5. Cari kotak Web & App Activity, kemudian geser tombol toggle untuk menonaktifkannya.
  6. Akan muncul pemberitahuan konfirmasi. Setelah memahami konsekuensinya, pilih Pause.

Setelah langkah-langkah tersebut dilakukan, fitur pelacakan aktivitas oleh Google akan dinonaktifkan. Dengan begitu, pengguna tidak lagi menerima iklan maupun rekomendasi pencarian yang disesuaikan dengan aktivitas mereka.

Namun di sisi lain, iklan yang muncul mungkin menjadi kurang relevan dan rekomendasi pencarian juga tidak lagi terlalu sesuai dengan kebutuhan pengguna. Artinya, pengalaman yang bersifat personal dari Google tidak akan didapatkan lagi setelah fitur ini dimatikan.

Sebagai catatan, menonaktifkan fitur pelacakan tidak akan menghapus data yang sudah tersimpan sebelumnya. Data tersebut tetap ada, tetapi Google tidak akan lagi menyimpan aktivitas baru di masa mendatang.

 

 

=======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News