Mengenang Guruh Soekarnoputra: Politikus, Seniman, dan Pencipta Lagu Legendaris Indonesia yang Telah Berpulang
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Bandung, NyaringIndonesia.com – Kabar duka kembali menyelimuti Indonesia. Tokoh seni dan politik nasional, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, telah berpulang ke rahmatullah pada Sabtu, 26 September 2026, dalam usia 73 tahun. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya di dunia seni, budaya, dan politik.
Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Beliau merupakan putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dari pernikahannya dengan Fatmawati. Selain dikenal sebagai putra Proklamator, Guruh juga merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengembangkan seni, budaya, dan kehidupan berbangsa.
Di dunia politik, Guruh Soekarnoputra mengabdikan diri sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada periode 1992–1997 serta 1999–2024. Selama masa pengabdiannya, ia dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan pelestarian budaya Indonesia.
Namun, kiprah Guruh tidak hanya terbatas di panggung politik. Beliau juga dikenang sebagai seorang seniman, budayawan, koreografer, dan pencipta lagu yang telah melahirkan berbagai karya monumental. Pada era 1970-an, Guruh mendirikan grup musik progresif legendaris Guruh Gypsy, yang memadukan unsur musik modern Barat dengan kekayaan gamelan Bali. Perpaduan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan musik Indonesia.
Sebagai pencipta lagu, Guruh telah melahirkan banyak karya yang hingga kini tetap dikenang lintas generasi. Sejumlah lagu ciptaannya yang populer antara lain Kala Cinta Menggoda, yang dipopulerkan oleh Chrisye, Zamrud Khatulistiwa, Galih dan Ratna, serta Gita Cinta dari SMA. Karya-karya tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan musik Indonesia.
Dedikasinya terhadap dunia seni juga diwujudkan melalui pendirian Swara Maharddhika pada tahun 1977, sebuah wadah pembinaan seni bagi generasi muda. Kelompok seni ini dikenal melalui pertunjukan tari dan musik kolosal yang megah, sarat nilai budaya, serta mengusung semangat nasionalisme.
Data Singkat Almarhum
Nama: Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra
Lahir: 13 Januari 1953
Wafat: 26 September 2026
Segenap Redaksi NyaringIndonesia.com menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
==================
Disclaimer:
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

