Inggris Bungkam Prancis 6-4, The Three Lions Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026

1784418826430

Bukayo Saka menjadi bintang utama dalam pertandingan tersebut. Winger Arsenal itu tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol atau hattrick yang menjadi pembeda bagi Inggris.

MIAMI, NYARINGINDONESIA.COM – Timnas Inggris sukses menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan torehan manis setelah mengalahkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (18/7) waktu setempat. Kemenangan dramatis tersebut memastikan The Three Lions mengakhiri turnamen sebagai peringkat ketiga dunia sekaligus membawa pulang hasil positif setelah gagal melangkah ke partai final.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pertandingan yang mempertemukan dua raksasa sepak bola Eropa ini berlangsung terbuka sejak peluit pertama dibunyikan. Baik Inggris maupun Prancis memilih bermain menyerang sehingga laga berjalan dalam tempo tinggi dengan banyak peluang tercipta di kedua sisi lapangan.

Inggris tampil lebih efektif pada babak pertama. Tim asuhan Thomas Tuchel langsung mengambil inisiatif serangan dan memanfaatkan setiap celah di lini pertahanan Prancis. Kombinasi permainan cepat dari sektor sayap dan umpan-umpan terukur membuat lini belakang Les Bleus kewalahan mengantisipasi tekanan.

Bukayo Saka menjadi bintang utama dalam pertandingan tersebut. Winger Arsenal itu tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol atau hattrick yang menjadi pembeda bagi Inggris. Selain Saka, Jude Bellingham juga menunjukkan kelasnya di lini tengah dengan menyumbangkan satu gol serta menjadi motor permainan sepanjang pertandingan.

Dominasi Inggris pada 45 menit pertama membuat mereka mampu menciptakan keunggulan yang cukup nyaman. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor utama yang membuat The Three Lions mampu mengendalikan jalannya pertandingan, sementara Prancis gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka ciptakan.

Memasuki babak kedua, Prancis mencoba bangkit. Didier Deschamps melakukan beberapa perubahan untuk meningkatkan daya serang timnya. Hasilnya mulai terlihat ketika Kylian Mbappé memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia.

Kapten Prancis itu berhasil mencetak dua gol yang membangkitkan semangat rekan-rekannya. Bradley Barcola dan Ousmane Dembélé juga ikut menyumbangkan gol sehingga Les Bleus perlahan memangkas ketertinggalan.

Momentum sempat berpihak kepada Prancis ketika mereka terus menekan pertahanan Inggris. Namun, pengalaman dan ketenangan skuad The Three Lions membuat mereka mampu meredam tekanan tersebut.

Inggris akhirnya memastikan kemenangan berkat penampilan gemilang Saka yang melengkapi hattrick, ditambah kontribusi Bellingham serta lini depan yang tampil sangat tajam sepanjang pertandingan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 6-4 tetap bertahan untuk kemenangan Inggris.

Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menghibur sepanjang Piala Dunia 2026. Total sepuluh gol yang tercipta menunjukkan kedua tim lebih memilih bermain menyerang dibanding bertahan, meski pertandingan hanya memperebutkan posisi ketiga.

Bagi Inggris, hasil ini menjadi penutup yang cukup membanggakan setelah langkah mereka menuju final dihentikan Argentina di babak semifinal dengan kekalahan tipis 1-2. Meski gagal memperebutkan trofi juara dunia, finis di posisi ketiga tetap menjadi pencapaian positif yang dapat menjadi modal menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Sementara itu, Prancis harus puas mengakhiri Piala Dunia 2026 di peringkat keempat. Sebelumnya, Les Bleus juga gagal melangkah ke final setelah takluk 0-2 dari Spanyol pada semifinal.

Pertandingan perebutan tempat ketiga ini juga memiliki makna emosional bagi kubu Prancis. Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih tim nasional Prancis setelah lebih dari satu dekade memimpin Les Bleus. Meski gagal menutup masa baktinya dengan kemenangan, Deschamps tetap meninggalkan warisan besar dengan mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018 serta sejumlah prestasi lainnya.

Di kubu Inggris, kemenangan atas Prancis menjadi bukti bahwa regenerasi pemain berjalan dengan baik. Penampilan impresif pemain muda seperti Bukayo Saka dan Jude Bellingham menunjukkan masa depan cerah The Three Lions masih terbuka lebar. Kombinasi pemain muda berbakat dan pengalaman sejumlah pemain senior menjadi modal penting bagi Inggris untuk kembali bersaing di turnamen besar berikutnya.

Meski gagal mencapai partai final, keberhasilan merebut posisi ketiga menjadi penutup yang layak bagi perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Prancis harus segera berbenah untuk memulai era baru setelah berakhirnya kepemimpinan Didier Deschamps di kursi pelatih.

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News