INTI Cimahi: Festival Sangkuriang Pererat Persaudaraan Etnis di Cimahi

INTI Cimahi
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama Wakil Ketua Ikatan Tonghoa Indonesia (INTI Cimahi beserta jajaran pengurus saat hadiri Festival Sangkuriang di Akun - alun Kota Cinahi

WCIMAHI, NyaringIndonesia.com – Kota Cimahi dikenal sebagai kota yang inovatif dan kreatif. Dengan tagline Smart and Beauty, Cimahi menggambarkan dirinya sebagai kota kecil yang memiliki daya tarik besar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Saat ini, Kota Cimahi tiak hanya dilirik sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai daerah dengan potensi wisata yang cukup menjanjikan.

Wakil Ketua INTI ( Perhimpunan Indonesia Tionghoa) Cimahi, Herman Setiawan, menyampaikan dukungannya terhadap gagasan Pemerintah Kota Cimahi untuk menjadikan Cimahi sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan berbudaya.

 

INTI Cimahi
ikatan Tionghoa Indonesia Kota Cimahi

Ia menegaskan bahwa warga Tionghoa merupakan bagian dari masyarakat yang inklusif dan terbuka untuk berbaur dengan seluruh etnis.

“Kami ingin berbaur dengan siapa pun tanpa memandang asal-usul. Kami selalu terbuka terhadap siapa saja,” ujar Herman saat ditemui di Festival Sangkuriang, Akun – alun Cimahi. Sabtu (13/12/25)

Menurut Herman, kehadiran Festival Sangkuriang mampu mempertemukan berbagai etnis yang ada di Kota Cimahi sehingga dapat memperkuat sinergi dan kebersamaan antar masyarakat.

 

 

INTI Cimahi
INTI Kota Cimahi saat tampil di Festival Sangkuriang di Alun – alun Kota Cimahi

 

“Di sini kami dapat bertemu, bersilaturahmi, bahkan menjalin hubungan langsung dengan saudara-saudara dari etnis lainnya,” katanya.

Ia berharap Festival Sangkuriang dapat diselenggarakan secara rutin sebagai upaya mempererat tali persaudaraan antar etnis, sehingga siapa pun yang datang ke Kota Cimahi dapat merasa nyaman dan aman.

“Dengan demikian, pemerintah Kota Cimahi dapat membangun daerah ini menjadi kota yang mandiri, berwawasan, dan inovatif,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota FKUB Cimahi dan Pengurus FPK, Bu Aphing, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya Festival Sangkuriang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol persatuan dan persahabatan masyarakat Kota Cimahi.

“Ajang ini sangat baik karena dapat menunjukkan soliditas dan kedamaian masyarakat Kota Cimahi,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh warga Tionghoa untuk bersama-sama berkontribusi dalam membangun Kota Cimahi agar menjadi kota yang maju dan berbasis kebudayaan.

“Mari kita bersama-sama membangun Kota Cimahi agar menjadi kota yang lebih bahagia bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (Bzo)

 

 

 

Berita Utama