JPE Tuntaskan Dendam, Jakarta Electric PLN Tumbang Lewat Duel Lima Set

1776040799651

Pertarungan sengit di Solo berakhir 3-2, Voronkova tampil dominan bawa Pertamina Enduro menang

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Solo, NyaringIndonesia.com – Laga penutup putaran kedua Final Four di Solo berlangsung panas. Jakarta Pertamina Enduro (JPE) sukses membalas kekalahan mereka dengan menundukkan rival kuatnya, Jakarta Electric PLN (JEP), melalui pertandingan lima set yang penuh tensi di GOR Sritex Arena, 12 April 2026.

Pertandingan berakhir dengan skor tipis 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) untuk kemenangan JPE. Kedua tim saling menunjukkan permainan menyerang berintensitas tinggi sepanjang laga.

JPE memulai pertandingan dengan sangat solid. Mereka langsung menekan sejak awal melalui variasi serangan yang efektif, mengunci dua set pertama dengan skor identik 25-22.

Namun, JEP tidak tinggal diam. Memasuki set ketiga dan keempat, mereka bangkit dengan performa impresif. Serangan tajam dari Kara Jane Bajema dan Neriman Ozsoy berhasil membalikkan keadaan dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Pada set kelima, JPE menunjukkan mental juara. Dipimpin oleh Irina Voronkova yang tampil luar biasa dengan raihan 28 poin, JPE mendominasi jalannya set terakhir dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 15-8.

Selain Voronkova, kontribusi besar juga datang dari Wilma Salas yang mencetak 20 poin serta Megawati Hangestri Pertiwi dengan tambahan 16 poin.

Usai pertandingan, pihak Jakarta Electric PLN mengakui keunggulan lawan. Asisten pelatih sekaligus direktur teknik, Anantachai Yoonprathom, menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik meski masih memiliki kelemahan, terutama dalam penerimaan bola pertama.

Ia menyebut evaluasi akan segera dilakukan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di seri Semarang.

Di sisi lain, manajer tim JPE, Widi Triyoso, menilai kemenangan ini merupakan hasil dari perbaikan yang telah dilakukan sebelumnya. Ia juga menekankan pentingnya performa maksimal dari para pemain inti dalam menentukan hasil pertandingan.

Sementara itu, Megawati Hangestri atau yang akrab disapa Megatron mengakui laga berjalan sangat menegangkan. Ia menilai timnya belajar dari pengalaman sebelumnya dan tampil lebih fokus hingga akhirnya mampu mengamankan kemenangan.

Kemenangan ini sekaligus menjadi pembuktian JPE setelah sebelumnya gagal mengamankan hasil serupa, sekaligus menegaskan kekuatan mereka sebagai salah satu kandidat kuat di Final Four.

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News