Jakarta, NyaringIndonesia.com – Kasus korupsi yang melibatkan keluarga kepala daerah kembali terungkap. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, pada Sabtu (20/12/2025). Mereka diduga terlibat dalam praktik ijon pengadaan proyek di Pemkab Bekasi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Berdasarkan penyelidikan, Ade dan ayahnya menerima total uang sebesar Rp 14,2 miliar dari proyek yang belum ada. KPK menduga pengusaha swasta bernama Sarjan telah memberikan uang ijon sebesar Rp 9,5 miliar dalam empat kali penyerahan. Selain itu, mereka juga diduga menerima uang Rp 4,7 miliar dari pihak lain.
“Uang tersebut diberikan dalam bentuk ijon untuk proyek yang belum ada, dan total aliran dana yang diterima mencapai Rp 14,2 miliar,” kata Asep Guntur Rahayu, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.
Kasus ini menambah panjang daftar praktik korupsi yang melibatkan keluarga kepala daerah. Sejumlah kepala daerah dan keluarganya sudah pernah tersandung kasus serupa. Berikut adalah beberapa contoh lainnya:
- Bupati Karawang Ade Swara dan Istri
Pada 2014, KPK menangkap Bupati Karawang, Ade Swara, dan istrinya, Nurlatifah, dalam kasus dugaan pencucian uang. Mereka diduga memeras PT Tatar Kertabumi sebesar Rp 5 miliar untuk penerbitan izin pembangunan mal. - Bupati Empat Lawang Budi Antoni dan Istri
Pada 2015, KPK menangkap Bupati Empat Lawang, Budi Antoni Aljufri, dan istrinya Suzanna. Mereka diduga terlibat dalam suap terkait sengketa pemilihan kepala daerah dengan mantan Ketua MK Akil Mochtar. - Wali Kota Cimahi Atty Suharti dan Suami
Pada 2016, Wali Kota Cimahi Atty Suharti dan suaminya, M Itoc Tochija, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pembangunan pasar. Mereka diduga menerima suap sebesar Rp 57 miliar untuk menunjuk kontraktor proyek pasar. - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Adiknya
Kasus korupsi juga melibatkan keluarga Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah. Selain terlibat dalam pengadaan alat kesehatan, ia juga terkait dalam kasus suap pemilihan kepala daerah yang melibatkan adiknya, Tubagus Chaeri Wardana. - Bupati Kutai Timur Ismunandar dan Istri
Pada 2020, KPK menangkap Bupati Kutai Timur, Ismunandar, dan istrinya Encek Unguria, terkait suap proyek infrastruktur di daerah tersebut. - Bupati Bandung Aa Umbara dan Anak
Pada 2020, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, bersama anaknya, Andri Wibawa, juga terlibat dalam kasus korupsi terkait pengadaan bantuan bencana COVID-19. - Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan Anak
Kasus korupsi juga melibatkan mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, yang tersandung kasus pembelian gas bumi, sementara anaknya, Dodi Reza Alex Noerdin, menjadi tersangka dalam kasus suap proyek infrastruktur di Musi Banyuasin.
Kasus-kasus ini menunjukkan betapa kuatnya praktik korupsi yang melibatkan keluarga kepala daerah di Indonesia. KPK terus mengungkap kasus-kasus ini untuk memberantas korupsi di tingkat daerah.
=======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News