Kebakaran Rumah di Setiamanah Cimahi, Pemilik Sempat Lakukan Pemadaman Awal

IMG 20260916 WA0020

Perugas pemadam kebakaran Kota Cimahi saat melakukan pemadaman

CIMAHI, NYARINGINDONESIA.COM — Sebuah rumah tinggal di Jalan Ganda Wijaya, Gang Bapak Supni, RT 02/RW 02, Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, terbakar pada Selasa malam, 15 September 2026.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kebakaran yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan laporan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Cimahi, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.28 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar enam menit kemudian, yakni pukul 20.34 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Andjar Sumpena, 84 tahun. Saat kejadian, pemilik rumah sedang beristirahat sebelum listrik tiba-tiba padam.

Pemilik kemudian memeriksa kondisi rumah hingga ke lantai atas. Saat itu, ia mendapati kobaran api yang sudah cukup besar.

Pemilik bersama warga sempat melakukan upaya pemadaman awal dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT. Namun, api justru semakin membesar sehingga warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkar kemudian melakukan pemadaman hingga proses pendinginan dan pendataan di lokasi. Sebanyak empat unit kendaraan pancar dan 10 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan luas keseluruhan wilayah tempat kejadian sekitar 240 meter persegi. Dari luasan tersebut, sekitar 80 meter persegi bangunan terdampak kebakaran.

Petugas memperkirakan kerugian akibat kerusakan bangunan mencapai sekitar Rp70 juta. Sementara kerugian barang atau isi rumah diperkirakan sekitar Rp40 juta.

Di sisi lain, petugas mencatat nilai bangunan yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp350 juta, sedangkan barang atau isi rumah yang terselamatkan diperkirakan senilai Rp75 juta.

Penanganan di lokasi meliputi pemadaman, pendinginan, pendataan serta sosialisasi kepada warga. Proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai sekitar pukul 21.39 WIB.

Berdasarkan laporan awal petugas, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Petugas selanjutnya melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.