CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Kementerian Agama terus menegaskan posisinya sebagai institusi kunci dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Indonesia.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Melalui perannya, Kemenag menjadi jembatan kolaborasi lintas elemen masyarakat demi terciptanya bangsa yang tenteram, bersatu, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Baiq Raihanun Ratnasari, saat menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 yang berlangsung di Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an Misbahunnur, Jalan Kolonel Masturi Km 03, Kecamatan Cimahi Utara.
Ia menuturkan bahwa peringatan HAB tak dimaknai sebatas agenda rutin tahunan, melainkan sebagai ruang evaluasi dan penguatan nilai pengabdian aparatur Kemenag agar senantiasa bekerja dengan integritas, dedikasi, serta tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” HAB ke-80 dinilai sarat pesan kebangsaan. Menurutnya, keharmonisan antarumat beragama merupakan pilar utama dalam menjaga persatuan nasional.
“Kerukunan adalah kunci terciptanya ketenangan sosial. Tanpa suasana damai, proses pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ungkap Baiq Raihanun.
Rangkaian kegiatan HAB dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon secara simbolis yang dilakukan oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan Kemenag Kota Cimahi.
“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.” ujar Baiq Raihanun.
Selain itu, peringatan HAB juga diisi dengan kegiatan keagamaan berupa tabligh akbar yang disampaikan oleh Ustadz Ramdan dan turut dihadiri Habib Sayyid Abbas.
Melalui peringatan ini, Baiq Raihanun berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk memperkuat keimanan, mempererat sikap toleransi, serta meneguhkan persaudaraan dalam berbagai dimensi, baik keagamaan, kebangsaan, maupun kemanusiaan.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut merupakan kekuatan sosial penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Oleh sebab itu, Kami bertekad untuk terus meningkatkan mutu layanan serta kontribusi nyata bagi masyarakat.” tegas Baiq Raihanun.
“Semangat Hari Amal Bakti ke-80 ini kami harapkan mampu menjadi energi positif dalam memperkokoh kerukunan umat beragama sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.” sambung Baiq Raihanun. (Bzo)