Kolaborasi Polri dan Pemda Dukung Ketahanan Pangan di Bandung Barat

IMG 20260516 WA0015
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di wilayah hukum Polsek Cisarua menjadi wujud nyata kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Bandung Barat, NyaringIndonesia.com – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di wilayah hukum Polsek Cisarua menjadi wujud nyata kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang digelar secara nasional melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Kapolri pada Sabtu (16/05/26) tersebut diikuti jajaran Polres Cimahi bersama unsur pemerintah daerah, TNI, serta kelompok tani.

Kapolres Cimahi Niko N. Adi Putra menegaskan bahwa panen raya jagung serentak bukan hanya kegiatan pertanian semata, tetapi juga simbol sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pangan. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendorong peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar AKBP Niko N Adi Putra.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Pertanian Kabupaten Bandung Barat, perwakilan Badan Pusat Statistik Bandung Barat, Dinas Ketahanan Pangan, Perum Bulog Bandung Barat, unsur kecamatan, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah terlihat melalui dukungan bersama terhadap para petani, mulai dari pendampingan, distribusi bantuan pupuk, hingga pengawasan proses panen agar berjalan aman dan lancar.

Kehadiran aparat kepolisian bersama instansi terkait di tengah masyarakat juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan ekonomi daerah.

Kapolsek Cisarua Iwan Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya siap terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, dan kelompok tani guna memastikan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan.

“Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para petani, kami optimistis hasil panen jagung di wilayah ini dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan nasional,” tandasnya.