Tim Gabungan tengah mencari korban tenggelam di Waduk Saguling Kabupaten Bandung Barat
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Bandung Barat, NyaringIndonesia.com – Tim gabungan hingga Minggu (5/7/2026) masih melakukan pencarian terhadap Deni Kurniawan (20), warga Kota Cimahi yang dilaporkan tenggelam di Waduk Saguling, Kampung Cimanglid, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Korban diduga tenggelam setelah melompat dari atas perahu ke tengah waduk pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo, mengatakan hingga saat ini korban belum ditemukan. Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, aparat kecamatan, pemerintah desa, dan relawan kebencanaan.
” Hingga Kini Tim gabungan masih melakukan pencarian korban.” ujar Duddy pada Minggu (05/07/26).
Korban diketahui merupakan warga Jalan Raya Cimindi RT 005 RW 015, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi. Berdasarkan keterangan kepolisian, sebelum kejadian korban berwisata bersama sejumlah rekannya di kawasan Bunker Batujajar. Mereka kemudian menyewa perahu untuk berkeliling di Waduk Saguling.
Saat perahu berada di tengah waduk, korban diduga ingin berenang dengan cara melompat ke perairan. Teman-teman korban dan pengemudi perahu telah memperingatkan agar mengurungkan niat tersebut karena lokasi memiliki kedalaman sekitar 27 hingga 28 meter. Namun, peringatan itu tidak diindahkan.
Korban kemudian melakukan salto ke belakang dari atas perahu sambil meminta salah seorang rekannya merekam aksinya menggunakan telepon genggam. Beberapa saat setelah masuk ke dalam air, korban sempat muncul ke permukaan sebelum akhirnya tenggelam.
Sementara itu, pengemudi perahu berusaha memberikan pertolongan dan sempat memegang rambut korban. Namun, pegangan itu terlepas karena korban panik dan terus meronta sehingga upaya penyelamatan tidak berhasil.
“Melihat kejadian itu, pengemudi perahu mencoba menolong , bahkan sempat memegang rrambut korban. Namun karena saat itu korban pani akhirnya pegangan terlepas dan korban kembali tenggelam.” tutur Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian dan instansi terkait. Pencarian sempat dilakukan pada Sabtu malam, tetapi dihentikan sementara karena kondisi gelap dan jarak pandang yang terbatas. Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi dengan melibatkan seluruh unsur tim gabungan.
Dalam proses pencarian, petugas menyisir permukaan waduk menggunakan perahu serta menentukan Last Known Position (LKP) atau titik terakhir yang diduga menjadi lokasi korban sebelum tenggelam. (Bzo)

