CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Gelombang solidaritas warga Kota Cimahi mengalir deras untuk membantu korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Melalui gerakan Cimahi Mantap Peduli Bencana, ribuan bentuk kepedulian berhasil dihimpun dan diwujudkan dalam bantuan nyata bagi masyarakat terdampak.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Selama enam minggu penggalangan dana, partisipasi datang dari berbagai lapisan, mulai dari aparatur sipil negara, organisasi kemanusiaan, pelajar, komunitas, hingga sektor dunia usaha. Kepedulian kolektif tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp458.948.027, mencerminkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Cimahi dalam merespons bencana.
Dana hasil penggalangan tersebut kemudian disalurkan kepada lembaga-lembaga penanganan bencana di wilayah terdampak, di antaranya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, melalui mekanisme transfer resmi ke rekening instansi terkait.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan, penyaluran dilakukan secara transparan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan oleh para korban.
Ngatiyana juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, gerakan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat dan mampu menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi situasi darurat.
“Ini bukan hanya tentang jumlah bantuan yang terkumpul, tetapi tentang rasa empati dan kebersamaan yang terbangun. Cimahi menunjukkan bahwa solidaritas adalah kekuatan utama saat saudara-saudara kita menghadapi musibah,” ujarnya.
Tak hanya menyasar masyarakat di luar daerah, kepedulian tersebut juga dirasakan oleh delapan aparatur sipil negara Kota Cimahi yang turut terdampak bencana.
“Bantuan kami iberikan sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan moral agar para aparatur tetap mampu menjalankan tugas pelayanan publik.” tandasnya.
Gerakan Cimahi Mantap Peduli Bencana menjadi gambaran bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan mampu menghadirkan respons cepat dan bermakna terhadap bencana.
” Gerakan ini sebagai pesan bahwa kebersamaan dan empati adalah fondasi utama untuk bangkit bersama.” pungkasnya. (Bzo)
