CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari perilaku koruptif.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Komitmen tersebut diterapkan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban dan evaluasi agar tercipta pemerintahan yang bebas dari korupsi.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di AWC, Selasa (09/12/2025).
Adhitia menegaskan bahwa peringatan Hakordia bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum introspeksi bagi pemerintah untuk menghapus berbagai perilaku negatif.
“Peringatan Hakordia ini untuk menyadarkan semua pihak agar terhindar dari perilaku menyimpang dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, serta untuk menyukseskan kesejahteraan rakyat,” tegas Adhitia.
Sejalan dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cimahi, Nurintan M.N.O. Sirait, menyampaikan bahwa peringatan Hakordia 2025 menjadi momen untuk meningkatkan semangat kejaksaan dalam pemberantasan korupsi.
“Dalam hal ini, kami memberikan atensi terhadap enam sektor, yakni seluruh aspek yang menguasai hajat hidup orang banyak,”ujar Nurintan.
Enam sektor tersebut meliputi, swasembada pangan,swasembada energi, swasembada air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
“Pimpinan kami telah memberikan perhatian khusus terhadap sektor-sektor tersebut karena sangat bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Nurintan berharap peringatan Hakordia 2025 dapat semakin meningkatkan sinergi antara Kejari Cimahi dan Pemerintah Kota Cimahi.
“Setiap satu sen adalah uang negara yang harus dikembalikan demi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat,” tutupnya. (Bzo)