Dari kiri, Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi, Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudisthira, Serta Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fitriandy Kurniawan saat monitoring malam takbiran disejumlah posko siaga tetpadu
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Guna memastikan perayaan malam Hari Raya Idul Fitri berjalan aman, nyaman, tertib, dan terkendali, Pemkot Cimahi bersama Forkopimda melakukan monitoring rutin malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kolektif Pemerintah Kota Cimahi bersama Forkopimda.
“Karena itu, sekarang kita akan melakukan pemantauan di pos terpadu yang ada di Alun-Alun Kota Cimahi, kemudian satu lagi di Kebun Kopi di Cibeureum, setelah itu kembali lagi ke sini,” terang Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudisthira, saat memulai monitoring, Jumat (20/03/26).
Pemantauan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan pada malam takbiran.
Adithia Yudisthira menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbiran keliling secara berlebihan, apalagi sampai mengganggu kenyamanan dan kondisi fisik di wilayah.
Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak menyalakan kembang api dan petasan secara berlebihan.
“Kami menginstruksikan kepada para pejabat di tingkat Kecamatan, Kelurahan, hingga RW dan RT untuk melakukan monitoring terkait potensi terjadinya hal-hal yang dapat memicu gangguan dan ketidakstabilan pada malam takbir,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyampaikan bahwa di wilayah Cimahi tidak dilakukan rekayasa lalu lintas karena arus masih tergolong normal. Namun, rekayasa lalu lintas tetap diterapkan di wilayah Bandung Barat.
“Di Kota Cimahi, kami hanya memperkuat jumlah personel menjadi 617 orang, ditambah personel TNI,” tandasnya. (Bzo)

