CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Isu mengenai kemungkinan tertundanya keberangkatan umrah mencuat di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Namun hingga kini, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Cimahi belum menerima kepastian resmi terkait kabar tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Cimahi, Nandang Rahayu, menyatakan bahwa pihaknya bakal melakasnakn arahan dari pemerintah pusat. Menurutnya, belum ada surat edaran maupun pemberitahuan formal yang mengatur perubahan jadwal keberangkatan jemaah.
” Kewenangan penetapan kebijakan haji dan umrah sepenuhnya berada di tingkat pusat. Kantor Kemenag daerah, termasuk di Cimahi, hanya menjalankan instruksi yang telah ditetapkan.” kata Nandamg saat dikofirmasi. Rabu (04/03/26).
Karena itu, pihaknya tak ingin menanggapi isu yang beredar di media sosial secara berlebihan. Nandang menyebut, tanpa dasar dokumen resmi, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai kemungkinan penundaan.
“Sejauh ini kami, Kantor Kemenag Cimahi juga belum menerima pertanyaan ataupun laporan dari jemaah dan calon jemaah terkait kabar tersebut.” sebutnya.
Lebih jauh Nandang menyampaikan, untuk pelaksanaan haji serta jadwal keberangkatan haji masih cukup lama sehingga belum menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Sementara itu, dari sisi perjalanan umrah, belum ada laporan dari biro travel mengenai jemaah asal Cimahi yang terdampak situasi di Arab Saudi.
Nandang memastikan akan segera menyampaikan informasi terbaru kepada publik apabila sudah ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.
” Kami berharap kondisi di Timur Tengah segera stabil agar seluruh rangkaian ibadah haji dan umrah dapat terlaksana sesuai rencana.” pungkasnya. (Bzo)
