Kriminalitas di Cimahi Naik, Polres Klaim Penanganan Kasus Lebih Efektif

Polres Cimahi
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi beserta jajanan saat rilis akhir tahun di Mapolres Cimahi

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Berdasarkan data Polres Cimah, jumlah tindak kejahatan sepanjang 2025 cukup meningkat. Meski demikian, kepolisian menyebut kinerja penanganan perkara juga mengalami perbaikan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hal tersebut disampaikan Kapolres Cimahi AKBP Niko N Adi Putra dalam rilis akhir tahun yang digelar di Mapolres Cimahi, Jumat (02/01/26).

Menurut Niko, paparan kinerja difokuskan pada kasus yang masih dalam proses hukum. Sementara perkara yang telah tuntas atau berkekuatan hukum tetap tidak seluruhnya ditampilkan.

“Tujuannya agar masyarakat mengetahui progres penanganan kasus yang sedang berjalan,” ujarnya.

Sejumlah barang bukti dari kasus kekerasan, pencurian, dan narkotika turut ditampilkan sebagai bentuk transparansi kinerja kepolisian.

Kasus kekerasan menjadi perhatian, terutama insiden penganiayaan di Ciawitali dan pengeroyokan di Cipageran pada Desember 2025. Dalam kasus Cipageran, polisi mengamankan 15 dari total 19 tersangka, termasuk enam anak di bawah umur.

Selain itu, Polres Cimahi juga mencatat peningkatan kasus pencurian, khususnya saat libur panjang. Polisi mengklaim beberapa kasus berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 24 jam.

Di bidang narkotika, aparat menyita sabu seberat 33 gram, tembakau sintetis, serta ratusan butir obat keras. Seluruh perkara masih diproses sesuai hukum.

Untuk menekan angka kejahatan, Polres Cimahi memperkuat langkah pencegahan melalui patroli rutin, penebalan personel Samapta, serta pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Patroli dini hari juga digencarkan hingga pukul 05.00 WIB, terutama di wilayah perbatasan Cimahi Selatan dan Cimahi Tengah yang dinilai rawan kejahatan.

“Kami fokus pada upaya pencegahan agar masyarakat merasa aman,” kata Niko.

Polres Cimahi juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua, untuk berperan aktif mengawasi aktivitas anak dan remaja guna mencegah keterlibatan dalam tindak kriminal. (Bzo)

 

Berita Utama