Presiden La Liga, Javier Tebas, sebelumnya telah mengisyaratkan skenario tersebut pada Juni lalu.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!MADRID, NYARINGINDONESIA.COM – Liga Spanyol musim 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 15 Agustus mendatang. Namun, pekan pembuka dipastikan tidak akan berlangsung secara penuh setelah pertandingan antara Real Madrid dan Real Sociedad resmi ditunda menyusul keterlibatan sejumlah pemain Los Blancos di fase akhir Piala Dunia 2026.
Dalam jadwal resmi yang disahkan pekan ini, pihak La Liga menjelaskan bahwa pertandingan dapat ditunda apabila terdapat pemain dari suatu klub yang berhasil mencapai babak semifinal atau final Piala Dunia. Ketentuan tersebut kini berlaku bagi Real Madrid yang masih memiliki beberapa pemain aktif di turnamen, seperti Kylian Mbappé, Aurélien Tchouaméni, Ibrahima Konaté (Prancis), serta Brahim Díaz yang membela Maroko.
La Liga juga menegaskan komitmennya untuk memberikan waktu istirahat wajib selama tiga pekan kepada pemain yang tampil hingga fase akhir Piala Dunia. Kebijakan itu membuat sejumlah pertandingan awal musim harus dijadwalkan ulang.
Presiden La Liga, Javier Tebas, sebelumnya telah mengisyaratkan skenario tersebut pada Juni lalu.
“Pada pekan pertama kompetisi, hanya tim yang tidak memiliki pemain di semifinal atau final Piala Dunia yang akan bermain. Klub lainnya akan menunggu. Kehadiran satu pemain saja sudah cukup untuk menunda pertandingan,” ujar Tebas.
Menurut Tebas, secara statistik Real Madrid dan Barcelona menjadi klub yang paling berpotensi tidak tampil pada pekan pembuka karena banyaknya pemain mereka yang membela negara masing-masing di Piala Dunia. Athletic Bilbao juga disebut berada dalam situasi serupa karena memiliki sejumlah pemain tim nasional Spanyol.
“Kemungkinan hanya enam atau tujuh pertandingan yang bisa dimainkan pada putaran pertama,” tambahnya.
Laga Real Madrid kontra Real Sociedad kini dijadwalkan ulang pada 26–27 Agustus 2026. Sementara itu, pertandingan yang melibatkan Barcelona, Atlético Madrid, Celta Vigo, dan Osasuna juga berpotensi mengalami penundaan, terutama jika Spanyol berhasil melaju ke semifinal. Selain pemain Spanyol, klub-klub tersebut juga masih memiliki pemain dari Brasil, Inggris, Argentina, dan Norwegia yang berpeluang tampil hingga fase akhir turnamen.
Meski demikian, Tebas memastikan pertandingan lain akan tetap berlangsung sesuai jadwal. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan kompetisi sekaligus memenuhi ketentuan mengenai masa libur dan persiapan pramusim bagi para pemain yang tampil di Piala Dunia.
“Tim yang para pemainnya sudah tersingkir sejak fase grup tentu bisa memulai musim lebih awal. Namun, kami harus menghormati aturan mengenai 21 hari masa libur dan 21 hari persiapan sebelum kembali bertanding,” tutup Tebas.

