CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi membangun Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang bermutu dan terintegrasi dalam jejaring laboratorium kesehatan nasional guna mendukung respons terhadap berbagai permasalahan kesehatan masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Labkesmas tersebut dirancang untuk meningkatkan perlindungan derajat kesehatan masyarakat sesuai standar peraturan perundang-undangan. Selain itu, fasilitas ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas pemeriksaan laboratorium, baik untuk penyakit menular, penyakit tidak menular, maupun faktor risiko kesehatan lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, menyampaikan bahwa keberadaan Labkesmas ini akan mendukung deteksi dini, pencegahan, dan penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) melalui layanan laboratorium yang cepat dan akurat. Fasilitas tersebut juga diharapkan dapat memperkuat jejaring laboratorium kesehatan masyarakat di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.
“Pada kesempatan ini, kami juga mengundang laboratorium swasta yang ada di Kota Cimahi untuk dapat berjejaring bersama,” ujar Mulyati saat memberikan sambutan dalam peresmian Labkesmas Tier 2 di Jalan Sukimun, Kelurahan Baros, Cimahi Tengah, Jumat (13/02/2026).
Ia menjelaskan, dengan terbangunnya jejaring yang baik, penerapan sistem manajemen mutu dan keselamatan kerja dalam penyelenggaraan laboratorium dapat terjamin. Hal tersebut penting guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan bukti ilmiah melalui hasil pemeriksaan laboratorium yang valid dan terpercaya.
Mulyati menambahkan, pembangunan Labkesmas tersebut memerlukan waktu sekitar 178 hari kalender. Pada 10 Januari 2026, pihaknya telah melaksanakan proses profesional hand over atau serah terima awal pekerjaan.
Adapun pembiayaan pembangunan gedung Labkesmas bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Kesehatan serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi. Pemkot Cimahi juga mengalokasikan anggaran untuk pematangan lahan, pemagaran, serta review perencanaan.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, berharap Labkesmas Tier 2 segera beroperasi guna membantu penyelesaian berbagai persoalan kesehatan di Kota Cimahi. Ia menilai anggaran pembangunan yang mencapai Rp16 miliar harus diimbangi dengan kelengkapan fasilitas dan kesiapan operasional.
“Pembangunan Labkesmas ini membutuhkan anggaran yang besar. Karena itu, saya meminta agar seluruh fasilitas dan sarana pendukungnya segera dilengkapi,” ujarnya.
Ngatiyana menegaskan, pembangunan Labkesmas semata-mata untuk kepentingan masyarakat sebagai bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik.
“Kita wajib bersyukur bahwa Dinas Kesehatan Kota Cimahi sungguh-sungguh menyiapkan fasilitas kesehatan yang layak sebagai pelayanan dasar bagi masyarakat,” tegasnya.
Labkesmas Tier 2 ini tidak hanya melayani pemeriksaan darah, tetapi juga pemeriksaan kualitas air lingkungan. Dengan demikian, fasilitas yang disediakan tergolong lengkap dan komprehensif.
“Inilah salah satu bukti kontribusi Pemkot Cimahi terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Semoga dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (Bzo)
