Lautan Massa Mengamuk! Api di Kantor PT Timah Gantung Membumbung

1786091980237

Demonstrasi Berujung Ricuh, Kaca Berhamburan dan Kobaran Api Paksa Massa Mundur dari Halaman Kantor

BELITUNG TIMUR – Suasana di Kecamatan Gantung, Belitung Timur, mendadak memanas pada Jumat (7/8/2026) pagi. Ribuan warga yang mayoritas merupakan penambang timah mendatangi Kantor PT Timah dengan membawa satu tuntutan utama, yakni hasil tambang mereka dihargai secara layak.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Massa yang sejak pagi memadati area kantor kemudian terlibat aksi dorong-dorongan. Pagar kantor yang dalam kondisi tertutup didorong hingga terbuka. Satu per satu penambang akhirnya merangsek masuk dan mendekati area kantor PT Timah.

Situasi semakin tak terkendali ketika sebagian massa mengambil batu dari sekitar lokasi aksi. Batu-batu tersebut kemudian dilemparkan ke arah gedung kantor hingga sejumlah kaca pecah dan berserakan.

Amarah massa terus meningkat. Sejumlah benda, termasuk meja dan kursi berbahan kayu, dikumpulkan lalu dibakar di halaman depan kantor.

Api dengan cepat membesar. Kobaran bahkan merambat hingga menyambar bagian atap Kantor PT Timah Gantung.

Melihat api semakin membesar, ribuan warga yang sebelumnya memenuhi halaman kantor mulai menjauh dari titik kebakaran. Kobaran api terlihat merayap ke bagian tengah bangunan sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran tiba dan melakukan upaya pemadaman.

Tim Damkar kemudian berhasil menjinakkan api sehingga tidak semakin meluas ke bagian bangunan lainnya.

Aksi tersebut merupakan buntut dari persoalan harga pembelian timah hasil tambang warga. Sebelumnya, Aliansi Penambang Belitung Timur berencana menggelar aksi pada Rabu (5/8/2026).

Namun, rencana demonstrasi ketika itu dibatalkan setelah PT Timah menyanggupi tuntutan penambang dengan menetapkan harga pembelian sebesar Rp170 ribu per kilogram untuk SN 72.

Meski kesepakatan tersebut sempat meredakan rencana aksi, massa kembali mendatangi Kantor PT Timah Gantung pada Jumat pagi. Hingga berita ini ditulis, ribuan warga masih bertahan di sekitar lokasi kantor.

Situasi di sekitar Kantor PT Timah Gantung masih menjadi perhatian aparat dan masyarakat setempat menyusul aksi yang berujung pada kerusakan fasilitas serta kebakaran bangunan.