Pemkot Cimahi bantu para pekerja yang kesulitan mengakses layanan kesehatan pada jam operasional pagi hingga siang.
CIMAHI, NYARINGINDONESIA.COM – Pemerintah Kota Cimahi memperluas akses layanan kesehatan dengan meresmikan layanan rawat jalan sore di Puskesmas Padasuka dan Puskesmas Cibeureum pada Senin (29/6).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peresmian tersebut menandai seluruh kecamatan di Kota Cimahi kini telah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang beroperasi hingga malam hari.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengatakan layanan ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya pekerja yang kesulitan mengakses layanan kesehatan pada jam operasional pagi hingga siang.
Menurut Adhitia, kawasan Padasuka dan Cibeureum memiliki jumlah penduduk yang cukup padat dengan mayoritas warga berstatus pekerja. Kondisi tersebut menyebabkan banyak masyarakat menunda pemeriksaan kesehatan karena terbatasnya waktu.
“Layanan rawat jalan sore ini diharapkan menjadi solusi agar masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Menjaga kesehatan tidak boleh menjadi pilihan yang dikorbankan,” ujarnya.
Klinik sore di kedua puskesmas tersebut melayani pasien setiap hari kerja mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB. Warga cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta kartu BPJS Kesehatan bagi peserta yang telah terdaftar.
Selain memperluas akses layanan, operasional klinik sore juga diharapkan mampu mengurangi antrean pada jam pelayanan pagi. Dengan pembagian waktu kunjungan, beban pelayanan dapat lebih merata sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Adhitia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, cepat, ramah, dan profesional bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.
Melalui layanan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap masyarakat semakin terdorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih dini sehingga berbagai penyakit dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan dasar di tingkat puskesmas.

