Luar Biasa! Veda Ega Bangkit dari Posisi 16 dan Finis 8 Besar di Moto3 Italia

1779263288207 1

Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan daya juang tinggi pada Moto3 Italia 2026 di Mugello Circuit. Sempat tercecer hingga posisi ke-16, rider Honda Team Asia berhasil menembus delapan besar dan mengamankan poin penting di klasemen.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

ITALIA, NYARINGINDONESIA.COM – Penampilan impresif ditunjukkan pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada ajang Moto3 Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026). Memulai balapan dari posisi ke-12, Veda berhasil menunjukkan mental bertarung yang kuat dengan finis di posisi kedelapan setelah sempat terlempar hingga urutan ke-16.

Sejak lampu start padam, persaingan langsung berlangsung sengit. Veda mampu menjaga ritmenya dan perlahan merangsek ke kelompok depan. Pada fase awal balapan, pebalap Honda Team Asia itu bahkan sempat menempati posisi kesembilan.

Namun tekanan dari para rival membuat Veda kesulitan mempertahankan posisinya. Duel ketat dengan sejumlah pebalap, termasuk Adrian Fernandez, David Munoz, Scott Ogden, dan Marco Morelli, membuat posisinya terus merosot hingga berada di urutan ke-16 pada lap kelima.

Di tengah situasi sulit tersebut, sebuah insiden yang melibatkan Rico Salmela di tikungan kelima sedikit mengubah jalannya balapan. Pebalap Red Bull KTM Tech3 itu mengalami high side dan gagal melanjutkan lomba. Kondisi tersebut memberi keuntungan bagi para pebalap di belakang, termasuk Veda yang mulai menemukan momentum kebangkitannya.

Memasuki lap kedelapan, pebalap asal Yogyakarta itu perlahan memperbaiki posisi hingga naik ke peringkat ke-12. Kepercayaan dirinya semakin meningkat saat berhasil kembali masuk ke zona 10 besar pada pertengahan lomba.

Ketika balapan menyisakan lima lap terakhir, Veda sudah berada di posisi kesembilan dan terus menempel rombongan terdepan. Aksi terbaiknya terjadi pada tiga lap terakhir saat ia berhasil menembus lima besar dan sempat berada di posisi kelima, tepat di belakang pebalap Malaysia, Hakim Danish.

Sementara itu, persaingan memperebutkan kemenangan berlangsung sangat ketat di kelompok depan. Empat pebalap saling bertukar posisi hingga tikungan terakhir dalam pertarungan yang berlangsung sengit.

Pada akhirnya, Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo keluar sebagai pemenang setelah mencatatkan waktu 33 menit 07,80 detik. Rekan setimnya, Alvaro Carpe, finis di posisi kedua dengan selisih 0,418 detik, sedangkan Hakim Danish melengkapi podium setelah finis hanya 0,456 detik di belakang sang juara.

Di tengah ketatnya persaingan tersebut, Veda berhasil mempertahankan performanya hingga garis finis dan mengakhiri balapan di posisi kedelapan dengan selisih hanya 1,081 detik dari pemenang.

Hasil ini menjadi salah satu penampilan terbaik Veda musim ini. Selain menambah poin penting bagi Honda Team Asia, pencapaian tersebut juga menunjukkan perkembangan signifikan pebalap Indonesia itu dalam menghadapi persaingan di level dunia. Kemampuannya bangkit dari posisi ke-16 hingga finis di delapan besar menjadi bukti bahwa Veda semakin kompetitif di ajang Moto3.

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News