Lulusan Terbaik (Diktukba) Polda Jabar, Anak Supir Angkot

Lulusan Terbaik (Diktukba) Polda Jabar, Anak Supir Angkot
Foto. Grid

NyaringIndonesia.Com – Cimahi. Kisah haru sekaligus bangga terjadi pada acara penutupan serta kelulusan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang I tahun 2022 SPN Polda Jabar sebagai Adhi Trengginas dan Adhi Makayasa, pada Kamis (7/7/2022).

Kisah haru dan bangga itu karna salah satu lulusan terbaik (Diktukba) Bripda Andi Sonjaya, meraih nilai tertinggi dalam proses seleksi masuk Polisi.  Andi berhasil mendapatkan nilai akademis 80,51, nilai kepribadian mental 75,35 dan nilai kesamaptaan jasmani 85,15. Sehingga, total nilai Andi 80,34. Pria kelahiran Bandung 14 Agustus 2001, asal Jalan Emong, Kelurahan Burangrang, Kecamatan Batununggal menjadi peserta didik terbaik

Siapa sangka, Brigadir Polisi Dua tersebut ternyata berasal dari keluarga sederhana, bahkan sang ayah berprofesi sebagai seorang sopir angkot di Kota Bandung jurusan Elang-Cicadas bernama Udin Sudrajat.

BACA JUGA:  Puluhan Kendaraan Aset Kota Cimahi Dilelangkan

Dengan rasa bangganya, Udin Sudrajat ketika ditemui di kediamannya di wilayah Jalan Emong nomor 28, RT 12/2, Kelurahan Burangrang, Kecamatan Lengkong, menjelaskan bahwa anaknya itu memang memiliki cita-cita sebagai polisi sejak kecil atau tepatnya saat duduk di sekolah dasar.

Apalagi, kata Udin, rumah mereka berdekatan dengan Gedung Judo dan anaknya itu sering melihat polisi-polisi yang hendak naik pangkat berlatih di Gedung Judo tersebut.

“Dia bicara ke saya, pak nanti kalau sudah besar dan lulus sekolah (SMA) Andi mau menjadi polisi. Ya saya bilang kepadanya kalau menjadi polisi itu harus didukung juga dengan dukungan keuangan. Nah, kita uang dari mana. Buat makan saja susah,” ujarnya, Jumat (8/7/2022). melansir dari tribun jabar

BACA JUGA:  Kepolisian Buru Pelaku Penusukan Anak di Kota Cimahi

Namun, Udin pun tak mematahkan semangat dan cita-cita anaknya itu. Dia justru menguatkan anaknya dengan harapan dan doa.

“Ya mudah-mudahan saja. Siapa tahu yang namanya rejeki mah enggak ada yang tahu. Bapak berdoa dan Andi ikut berjuang lebih baik. Jangan mengandalkan ijazah dari sekolah saja,” katanya.

Udin selanjutnya ketika Andi lulus SMA di SMAN 7 Bandung dimasukkan ke judo hingga anaknya itu berprestasi dalam olahraga judo lantaran memang kuat dengan cita-citanya.

“Andi ini dua kali daftar masuk polisi. Tapi, yang pertama daftar itu gugur ketika perankingan. Alhamdulillah, dia tak patah semangat sampai daftar lagi dan meminta saya tandatangan sebanyak-banyaknya untuk mendaftar. Akhirnya Andi bisa lulus dengan ranking teratas dan kami sekeluarga terharu,” katanya. dilansir dari tirbunjabar

BACA JUGA:  Seorang Pemuda di Sumbar Ketahuan Kirim Ganja Lewat Paket

Siapa Saja Memiliki Kesempatan

Sementara itu Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana melalui Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan. Andi merupakan salah satu bukti bahwa siapa saja memiliki kesempatan yang sama untuk masuk institusi Polri.

“Ya, ini menunjukkan bahwa kami melakukan recruitment atau seleksi itu dengan cara yang objektif, jadi siapapun punya peluang untuk masuk. Ini salah satunya (anak sopir angkot),” ujar Ibrahim, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (8/7/2022).

Ia pun mengklaim bahwa proses seleksi dilakukan secara bersih dan transparan.

“Mekanisme ini memang tanpa menggunakan uang, betul-betul bersih dan transparan,” katanya. dilansir dari tribun jabar.

(TS)

BERITA TERBARU