Marc Klok Kecewa Persib Ditahan Borneo FC 1-1, Persaingan Puncak Klasemen Memanas

1773626456340

Samarinda, NyaringIndonesia.com – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya gagal meraih kemenangan saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2025–2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (15/3/2026) malam itu berakhir imbang 1-1.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Persib sebenarnya tampil menjanjikan sejak awal pertandingan. Tim tamu berhasil membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-14 melalui gol yang dicetak oleh Adam Alis. Gol tersebut memberi kepercayaan diri bagi skuad berjuluk Maung Bandung untuk mengendalikan permainan.

Namun, kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya sirna menjelang akhir laga. Tuan rumah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-84, yang kemudian sukses dikonversi menjadi gol oleh Mariano Peralta. Eksekusi tersebut membuat skor kembali imbang hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai pertandingan, Marc Klok tidak menutupi rasa kecewanya terhadap hasil tersebut. Menurut gelandang naturalisasi Indonesia itu, Persib datang ke Samarinda dengan target meraih kemenangan demi memperlebar jarak di puncak klasemen.

“Kami tidak senang dengan hasil ini, karena kami datang ke sini untuk mengambil tiga poin,” ujar Klok seperti dikutip dari laman resmi Persib.

Sebagai kapten tim, Klok juga memberikan peringatan kepada rekan-rekannya agar segera melakukan evaluasi. Ia menilai Persib masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki agar tetap konsisten dalam perburuan gelar musim ini.

“Kami harus berbenah. Yang penting kami tidak kalah, tetapi hasil tadi sebenarnya bisa lebih baik,” katanya.

Meskipun gagal meraih kemenangan, Persib kini memiliki waktu cukup panjang untuk melakukan evaluasi. Kompetisi akan memasuki jeda sementara karena agenda pertandingan internasional atau FIFA Matchday pada bulan Maret.

Setelah jeda tersebut, Persib dijadwalkan kembali bertanding pada 5 April mendatang melawan Semen Padang FC. Waktu jeda ini dinilai menjadi kesempatan penting bagi tim pelatih untuk memperbaiki strategi dan kondisi tim.

Berbeda dengan Klok yang mengungkapkan kekecewaan, pelatih Persib Bojan Hodak menilai hasil imbang di kandang Borneo FC tetap memberikan keuntungan bagi timnya.

Menurut Hodak, satu poin dari pertandingan tandang melawan pesaing langsung di papan atas klasemen merupakan hasil yang cukup baik. Apalagi Persib masih mampu mempertahankan posisi di puncak klasemen.

“Secara keseluruhan saya pikir ini hasil yang bagus karena kami tidak kalah. Selisih poin masih terjaga dan liga akan tetap menarik hingga akhir musim,” ujar Hodak.

Hasil imbang tersebut membuat Persib kini mengoleksi 58 poin dari 25 pertandingan dan tetap memimpin klasemen sementara. Sementara itu, Borneo FC berada di posisi kedua dengan selisih empat poin.

Jika Persib mampu memenangkan pertandingan di Samarinda, jarak kedua tim sebenarnya bisa melebar hingga tujuh poin. Keunggulan sebesar itu tentu akan memperbesar peluang Maung Bandung untuk mengamankan gelar juara musim ini.

Namun dengan hasil imbang tersebut, persaingan di papan atas dipastikan masih akan berlangsung sengit hingga akhir musim. Kompetisi Super League 2025–2026 sendiri kini hanya menyisakan sembilan pertandingan lagi.

Situasi ini membuat setiap poin menjadi sangat berharga, terutama bagi tim-tim yang bersaing dalam perebutan gelar juara. Bagi Persib, hasil di Samarinda mungkin belum memuaskan, tetapi cukup untuk menjaga mereka tetap berada di posisi terdepan dalam perburuan trofi musim ini.

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News