Mas Bechi Pelaku Pencabulan Santriwati, Penyuka Mobil Mewah

MSAT alias Mas Bechi, anak kiai Jombang, tersangka pencabulan terhadap santriwati saat digelandang petugas di Rutan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: ANTARA/Marul

NyaringIndonesia.com – Pelaku pencabulan santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, Jawa Timur (Jatim) Mochamad Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42) yang berstatus tersangka disebut sebagai penyuka mobil mewah.

Kegemaran anak Kiai Muchtar Mu’thi, pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah itu terhadap mobil terungkap dalam tulisan Dahlan Iskan berjudul Mas Bechi yang tayang di kolom Disway, Minggu (10/7).

Melalui tulisan itu, Dahlan mengaku sering lewat di depan pondok Shiddiqiyyah beberapa tahun lalu.

“Ada lahan luas tidak jauh dari pondok itu. Lagi saya incar ketika itu,” demikian kata Dahlan melalui tulisannya.

Dia bahkan sering pengin mampir di ponpes tersebut, tetapi selalu diburu waktu. Alasannya, mau mengajak kiai muda di sana kerja sama membuat mobil listrik.

BACA JUGA:  Haneut Moyan 2022 Kolaborasi, Jangan Buang Sampah

Namun, hal itu belum terwujud. “Ada yang membuat keinginan mampir itu muncul: kiai muda di situ suka mobil. Mas Bechi,” ungkap Dahlan.

“Meski kesukaannya mobil, termasuk mobil mewah, tetapi tetap dianggap sufi –karena putra seorang Mursyid. Ia adalah Mursyid in waiting,” demikian Dahlan menggambarkan mas Bechi.

Selain itu, dia menyebut Mas Bechi juga akrab dengan musik. Dia bisa main organ, bahkan menciptakan lagu sufi dan memainkannya di organnya. Lagu ciptaan Bechi disebut ”musik oxytron”.

“Berarti Mas Bechi ini dianggap sufi juga. Lewat jalan yang berbeda dengan penderitaan ayahnya berjalan kaki ke mana-mana,” kata Dahlan.

Diketahui, Bechi Jombang saat ini telah mendekam di Rutan Medaeng, Sidoarjo.

BACA JUGA:  Puluhan Instansi Vertikal Siap Menjadi Penghuni MPP

Dia ditahan di sana setelah menyerahkan diri sesuai 15 jam dicari polisi di kompleks Ponpes Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, Kamis (7/7). (jpnn)

BERITA TERBARU