MATAMUDA MtsN Cimahi Tanamkan Kurikulum Berbasis Cinta

IMG 20260715 140231
MTs Negeri Cimahi memanfaatkan pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai momentum untuk mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada peserta didik baru

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – MTs Negeri Cimahi memanfaatkan pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai momentum untuk mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada peserta didik baru.

Melalui program tersebut, madrasah menanamkan nilai-nilai kasih sayang, akhlak, dan kepedulian sebagai fondasi pembentukan karakter sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia MATAMUDA, Ade Pawaz, mengatakan bahwa penerapan KBC tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga diintegrasikan ke dalam seluruh rangkaian kegiatan pengenalan lingkungan madrasah.

” Orientasi peserta didik baru menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan budaya madrasah yang berlandaskan nilai-nilai cinta.” kata Ade Pawaz di MTs Negeri Cimahi. Rabu (15/07/26).

Menurutnya, MATAMUDA bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana menanamkan karakter melalui pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta.

” Implementasi KBC dalam MATAMUDA diwujudkan melalui pengenalan konsep Panca Cinta, yakni cinta kepada Allah SWT (Habbullah), cinta kepada Rasulullah SAW, cinta terhadap ilmu pengetahuan (Hubbul Ilmi), cinta kepada diri sendiri (Hubbunnafs), cinta kepada sesama (Hubbunnas), cinta terhadap lingkungan (Hubbul Bi’ah), serta cinta kepada bangsa dan negara (Hubbul Wathan wal Bilad).” tuturnya.

Nilai-nilai tersebut dipadukan dengan berbagai materi pengenalan lingkungan madrasah, seperti wawasan Wiyata Mandala, tata tertib, etika, sistem pembelajaran, hingga pembiasaan budaya positif di lingkungan sekolah.

” Selain penyampaian materi, peserta didik juga turut mengikuti berbagai aktivitas yang memperkuat implementasi KBC, di antaranya penampilan seni antarkelas, pengenalan Mars Madrasah, serta lagu Kurikulum Berbasis Cinta yang diperlombakan sebagai media internalisasi nilai-nilai kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan terhadap madrasah.” terangnya.

Menurut Ade, pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesiapan mental peserta didik baru sekaligus menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, ramah, inklusif, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.

“Kami ingin peserta didik merasa diterima sejak awal, memiliki rasa bangga terhadap madrasah, serta memahami bahwa proses belajar bukan hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter melalui nilai-nilai cinta.” lanjutnya.

Pelaksanaan MATAMUDA tahun ini, kata Ade, mengusung tema “Melangkah dengan Cinta, Bertumbuh dalam Adab, Berkarya dengan Ilmu, Menuju Generasi Madrasah yang Beriman, Berkarakter, dan Mendunia.”

” Tema tersebut menjadi cerminan komitmen kami dalam mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam budaya madrasah sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul secara akademik sekaligus berakhlak mulia.” tandasnya. (Bzo)