Media berkualitas Menguatkan Arah Pembangunan Kota Cimahi

IMG 20260630 034234
Diskusi Jurnalistik bertajuk “Refleksi HUT Kota Cimahi ke-25: Menakar Peran Media dalam Pembangunan Kota Cimahi Ditinjau dari Perspektif Hukum” yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Media Independen Indonesia (DPP AJMII) di Aula Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak cukup dinilai dari pesatnya pembangunan infrastruktur. Kualitas informasi yang diterima masyarakat juga menjadi indikator penting dalam mewujudkan pembangunan yang demokratis, transparan, dan berkelanjutan.

Pesan tersebut mengemuka dalam Diskusi Jurnalistik bertajuk “Refleksi HUT Kota Cimahi ke-25: Menakar Peran Media dalam Pembangunan Kota Cimahi Ditinjau dari Perspektif Hukum” yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Media Independen Indonesia (DPP AJMII) di Aula Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Senin (29/6/2026).

Ketua DPP AJMII, Achmad Syafei, menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus diiringi dengan tersedianya informasi yang akurat, berimbang, dan mudah diakses masyarakat. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan publik memperoleh informasi yang benar sehingga dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pembangunan.

“Pembangunan bukan hanya tentang bertambahnya jalan, gedung, atau fasilitas publik, tetapi juga bagaimana masyarakat memperoleh informasi yang berkualitas sebagai dasar dalam mengawasi, berpartisipasi, dan mendukung kebijakan pembangunan,” ujar Achmad syafei saat sesi wawancara usai

Ia menjelaskan, pers memiliki peran strategis bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

” Sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.” jjelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad juga mengingatkan bahwa insan pers dituntut menjaga profesionalisme dengan menyajikan pemberitaan yang akurat, berimbang, edukatif.

” Selain itu juga harus mampu membangun optimisme masyarakat tanpa mengabaikan fungsi kritis media sebagai pengawas jalannya pemerintahan.” tambanya.

Diskusi tersebut menghadirkan enam narasumber dari berbagai unsur, yakni Ketua DPP AJMII Achmad Syafei, S.H., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi Hendra Gunawan, S.Sos., M.I.P., perwakilan Ketua Bawaslu Kota Cimahi Akhmad Yasin Nugraha, Ketua Peradin BPC Tasikmalaya R. Deny J. Mucharam, S.H., LL.M., Ketua Kadin Kota Cimahi Asep Maryadi, serta jurnalis IDN Citizen.com Armando.

Forum yang dipandu Sekretaris Jenderal DPP AJMII sekaligus Pemimpin Redaksi Berita Jabar News (BJN), Ir. Jumari Haryadi, tersebut juga menjadi ruang diskusi antara insan pers, pemerintah, akademisi, praktisi hukum, penyelenggara pemilu serta dunia usaha.

” Forum in pun kami aku bisa menjadi sarana.kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat.” lanjutnya.

Sementara itu, seluruh narasumber sepakat bahwa media massa merupakan salah satu pilar penting pembangunan daerah. Selain menyebarluaskan informasi pembangunan, media juga berperan memperkuat partisipasi publik, menjaga nilai-nilai demokrasi, mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif, serta mengawal penegakan supremasi hukum melalui praktik jurnalistik yang profesional dan beretika.

” Untuk itu, kami berharap sinergi antara media, pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pembangunan Kota Cimahi tidak hanya tercermin dari kemajuan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas informasi yang diterima masyarakat sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.” pungkasnya. (Bzo)