Cimahi, NyaringIndonesia.com – Lionel Messi dikabarkan berpotensi tak lagi membela Timnas Argentina menyusul aturan baru yang diterapkan Federasi Sepak Bola Argentina (AFA). Laporan The Athletic menyebutkan bahwa AFA kini membatasi pemanggilan pemain ke tim nasional jika mereka berkarier di luar negeri tanpa pernah menandatangani kontrak profesional dengan klub domestik lebih dulu.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Aturan tersebut secara teoritis bisa berdampak pada Messi. Kapten Argentina itu hijrah ke Barcelona pada usia 13 tahun dari Newell’s Old Boys. Saat itu, ia belum mengikat kontrak profesional dengan klub Argentina tersebut.
AFA menjelaskan kebijakan ini berkaitan dengan praktik hukum di Argentina yang dikenal sebagai patria potestad. Dalam sistem tersebut, orang tua memiliki kewenangan mengatur kontrak profesional anaknya. Artinya, pemain muda bisa direkrut klub luar negeri tanpa persetujuan penuh klub pembina.
Akibatnya, klub lokal yang telah membina pemain sejak kecil hanya menerima kompensasi pengembangan, bukan nilai transfer penuh. Federasi menilai kondisi ini merugikan klub domestik dan berisiko membuat Argentina kehilangan talenta muda terlalu cepat.
Karena itu, AFA ingin memastikan pemain muda menandatangani kontrak profesional dengan klub lokal sebelum melangkah ke luar negeri.
Isu ini kembali mencuat setelah kasus Lucas Scarlato. Pemain 16 tahun tersebut pindah dari River Plate ke Parma tanpa sempat menandatangani kontrak profesional. Scarlato dikenal sebagai salah satu talenta muda potensial dan sudah memperkuat timnas kelompok umur.
River Plate menuding agen sang pemain, Martin Ariel Guastadisegno, mengambil keuntungan pribadi dengan mendorong kepindahan tersebut.
Menurut laporan TyC Sports, dalam skuad Argentina pada jeda internasional September 2025 terdapat tujuh pemain yang tidak pernah memiliki kontrak profesional dengan klub lokal. Di antaranya Emiliano Martinez, Giuliano Simeone, Emiliano Buendia, Enzo Barrenechea, Joaquin Panichelli, Valentin Carboni—serta Lionel Messi.
Pertanyaannya, apakah mereka semua akan terdampak hingga absen di Piala Dunia 2026?
Banyak pihak menilai kecil kemungkinan AFA benar-benar mencoret Messi. Selain berstatus ikon nasional, ia juga merupakan figur sentral dalam kesuksesan Argentina dalam beberapa tahun terakhir. Menghapus namanya dari tim nasional berpotensi memicu reaksi keras dari publik.
Sejumlah pengamat menilai aturan ini kemungkinan besar ditujukan untuk generasi baru pemain, bukan mereka yang sudah lama menjadi bagian dari tim nasional. Argentina selama ini dikenal sebagai produsen talenta kelas dunia yang berkembang di Eropa, termasuk Messi sendiri yang besar bersama Barcelona meski memulai karier di tanah kelahirannya.
Dengan demikian, implementasi aturan tersebut masih menunggu kejelasan lebih lanjut. Apakah benar akan berlaku retroaktif, atau hanya sebagai mekanisme perlindungan bagi klub domestik di masa depan?
=======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News
