Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Suara

KPK logo with Garuda emblem

KPK mengonfirmasi nama Raffi Ahmad terungkap dalam persidangan terkait aktivitas pengiriman barang melalui Blueray Cargo dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

JAKARTA, NYARINGINDONESIA.COM – Nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, turut mencuat dalam proses penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Kemunculan nama Raffi Ahmad tersebut telah dikonfirmasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, lembaga antirasuah menegaskan bahwa hingga saat ini belum menemukan fakta yang mengaitkan langsung Raffi dengan tindak pidana yang sedang diusut.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa nama Raffi muncul dalam persidangan terkait aktivitas pengiriman atau penitipan barang elektronik melalui perusahaan logistik Blueray Cargo di Amerika Serikat.

“Betul, ada fakta saudara RA itu menitip,” ujar Achmad Taufik Husein, Senin (8/6/2026).

Meski demikian, penyidik belum memperluas pendalaman terhadap sosok Raffi Ahmad karena belum ditemukan fakta yang menunjukkan keterkaitan aktivitas tersebut dengan praktik suap maupun gratifikasi yang sedang disidik KPK.

Menurut Achmad, penyidik akan mencermati perkembangan persidangan untuk menentukan apakah terdapat fakta baru yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Februari 2026. Dari operasi tersebut, sejumlah pejabat Bea Cukai serta pihak swasta ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan atau barang KW.

Beberapa nama yang telah berstatus tersangka antara lain Rizal, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, serta pemilik Blueray Cargo, John Field, bersama dua petinggi perusahaan lainnya.

Perkembangan penyidikan kemudian mengungkap dugaan aliran uang miliaran rupiah dan praktik pengurusan impor yang melibatkan sejumlah pihak. Dalam persidangan yang berlangsung pada Juni 2026, nama Raffi Ahmad disebut terkait kunjungannya ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Meski demikian, hingga kini KPK belum menyatakan adanya dugaan keterlibatan hukum Raffi Ahmad dalam perkara tersebut. Penyidik masih berfokus pada pembuktian kasus utama yang tengah bergulir di pengadilan.

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News