Ngatiyana Bangun Cimahi Berbasis Literasi dan Kreativitas

IMG 20260623 121557
Pemerintah Kota Cimahi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menghidupkan kembali budaya dan meningkatkan literasi melalui perpustakaan

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota Cimahi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menghidupkan kembali budaya dan meningkatkan literasi melalui perpustakaan, serta mengembangkan potensi sumber daya manusia Kota Cimahi, khususnya di bidang kreatif dan animasi, demi memperkuat identitas dan kemajuan Kota Cimahi.

Ajakan tersebut betujuan melestarikan dan menghidupkan kembali budaya serta aksara Sunda sebagai identitas masyarakat Jawa Barat.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana medukung secara penuh terhadap kegiatan literasi dan peran perpustakaan daerah. Dukungan tersebut ditujukan untuk meningkatkan gemar membaca bagi kalangan anak – anak serta tak melupakan budaya daerahnya.

” Langkah ini dilakukan agar anak – anak gemar membaca, dan tak melupakan budayanya melalui literasi yang ada diperpustakaan.” tegas Ngatiyana usai kegiatan tour Library Funtastic Perpustakaan Kota Cimahi di Perpustakaan Umum Kota. Selasa (23/06/26).

Menurutnya, meningkatkan minat baca dikalangan anak – anak melalui pengembangan dan inovasi berupa studio mini yang didalamnya memutar film animasi karya ayena studio,. Selain itu juga agar anak – anak  senang saat hadir diperpustakaan.

” Meningkatkan minat baca, serat mwnghidupkan kembali perpustakaan merupakan salah satu tugas kami.” katanya.

Disisi lain, Ngatiyana menyadari  bahwa Kota Cimahi tidak memiliki banyak sumber daya alam, namun memiliki potensi besar pada sumber daya manusia.

” Kami menyadari Kota Cimahi tak punya SDA, namun punya potensI besar di SDM. Karenanya, kami sangat bangga terhadap industri kreatif dan animasi Cimahi yang telah berkontribusi pada berbagai karya animasi terkenal.” ungkapnya.

Untuk itu, Ngatiyana mendorong instansi perpustakaan dan arsip agar semakin aktif mengembangkan perpustakaan sebagai tempat literasi agar tak dipandang sebelah mata.

” Saat ini kami tengah berupaya memperkuat identitas daerah pelestarian budaya Sunda, dan pengembangan industri kreatif berbasis sumber daya manusia, serta mendorong kemajuan masyarakat melalui literasi.” pungkasnya. (Bzo)