Ngatiyana Ingatkan Generasi Muda Hati-Hati dalam Pergaulan

IMG 20260828 085739
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengingatkan generasi muda agar lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan. Di tengah maraknya peredaran obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda, memilih teman dan lingkungan pergaulan yang baik dinilai menjadi hal penting untuk dilakukan
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengingatkan generasi muda agar lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan. Di tengah maraknya peredaran obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda, memilih teman dan lingkungan pergaulan yang baik dinilai menjadi hal penting untuk dilakukan.

Menurut Ngatiyana, salah dalam memilih pergaulan dapat membuat generasi muda rentan terjerumus pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan berbagai perilaku negatif lainnya. Karena itu, ia mengimbau generasi muda untuk berani menghindari berbagai ajakan yang dapat membahayakan diri dan menghancurkan masa depan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Ancaman pada generasi muda tak hanya datang dari lingkungan pergaulan, tetapi juga melalui peredaran obat-obatan terlarang, narkoba, minuman keras, dan berbagai bentuk pengaruh negatif lainnya,” jelas Ngatiyana usai memberikan sambutan pada Upacara Hari Pramuka ke-65 di Plaza Rakyat. Kamis (27/08/26).

Ia meminta generasi muda memiliki keberanian untuk menolak setiap ajakan yang dinilai tidak baik. Menurutnya, terjerumus dalam perbuatan negatif tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat mengecewakan keluarga dan orang-orang di sekitarnya.

“Kalau ada ajakan yang kita nilai tidak baik, sebaiknya ditolak saja,” ujarnya.

Sebagai upaya mencegah generasi muda terjerumus dalam pergaulan negatif, Ngatiyana menyarankan agar mereka mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif. Salah satunya melalui kegiatan Pramuka yang dinilai memiliki banyak manfaat dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, kegiatan Pramuka dapat mengajarkan kedisiplinan sekaligus membentuk pribadi yang mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.

“Kedisiplinan mengajarkan kita membentuk diri, menjaga diri dari malas, dan dari apa pun yang dapat membawa kita pada perbuatan yang tak terpuji,” katanya.

Selain membentuk karakter, lanjut Ngatiyana, Gerakan Pramuka juga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Dari kegiatan tersebut diharapkan tumbuh generasi yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Karena di dalam Gerakan Pramuka tidak hanya dituntut kemampuan beradaptasi di tengah arus globalisasi, namun juga dituntut untuk mampu memperkuat organisasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana berharap Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi sarana pembentukan karakter, tetapi juga dapat mendorong generasi muda untuk berkontribusi dalam berbagai program pemerintah, termasuk ketahanan pangan.

Ia mencontohkan, lahan yang berada di sekitar sekolah dapat dimanfaatkan menjadi kebun sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk aktivitas positif yang memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.

“Ya, bisa memanfaatkan lahan di sekitar sekolah menjadi kebun sekolah. Intinya kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi diri dan masyarakat,” pungkasnya. (Bzo)